SEMARANG, beritajateng.tv – Cabang olahraga Barongsai Kota Semarang mendulang satu medali emas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026 dari nomor Naga Halang Rintang yang berlangsung di GOR USM, Selasa (27/10/2026).
Hari pertama cabor Barongsai mempertandingkan empat nomor, yaitu Barongsai Tradisional, Naga Halang Rintang, Barongsai Halang Rintang dan Barongsai Ketangkasan Zou Tou.
Pada nomor Barongsai Tradisional, tim Kota Semarang yang tampil di urutan pertama harus puas meraih medali perak dengan nilai akhir 9,09.
Mereka kalah dari Kota Magelang yang tampil di urutan enam dengan nilai akhir 9,15. Medali perunggu di nomor ini menjadi milik kontingen Surakarta yang mengumpulkan nilai 9,06.
Pada sesi kedua yang mempertandingkan Naga Halang Rintang, Kota Semarang bertarung ketat dengan Kota Tegal. Kedua tim sama-sama mencatatkan waktu 1 menit 16 detik dan tanpa kesalahan, sehingga harus ada pertandingan ulang.
Namun, Kota Tegal mengundurkan diri karena salah satu personel mengalami cedera. Kota Semarang pun berhak atas medali emas. Sedangkan medali perunggu diraih Kota Surakarta.
Pertarungan seru kembali terjadi di nomor Barongsai Halang Rintang. Kota Surakarta yang tampil lebih dahulu berhasil membukukan catatan waktu 36 detik dan tanpa membuat kesalahan.
BACA JUGA: Atlet Pencak Silat Kota Semarang Ayudiah Rivana Meninggal Dunia Usai Operasi Cedera di Porprov Jateng 2026
Tim Kota Semarang sebenarnya mampu menyelesaikan pertandingan dengan catatan waktu lebih baik, yakni 34 detik. Sayangnya, juri menyatakan salah satu pemain tuan rumah keluar dari jubah sehingga mendapat hukuman tambahan waktu 5 detik.
Surakarta akhirnya dnyatakan sebagai yang terbaik di nomor Barongsai Halang Rintang dan menyabet medali emas.
Kota Semarang yang membukukan waktu 39 detik harus puas dengan medali perak. Kabupaten Kudus dengan catatan waktu 50 detik meraih medali perunggu.
Wakil Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Semarang, Robert menyampaikan apresiasi atas kerja keras pemain maupun staf pelatih sehingga berhasil meraih satu medali emas.
“Puji Tuhan, pada hari pertama ini tim FOBI Kota Semarang mendapatkan satu medali emas. Kota Semarang berpartisipasi di 10 nomor pertandingan pada Porprov tahun ini dan targetnya juara umum,” kata dia.
Robert, yang juga salah satu staf pelatih, menilai persaingan di Porprov Jateng 2026 semakin ketat. Beberapa daerah menunjukkan peningkatan.
“Persaingan luar biasa ketat. Ada beberapa nomor yang lolos, sehingga ini akan menjadi bahan evaluasi agar kami semakin baik,” ucap Robert.
Adapun, nomor Barongsai Ketangkasan Zou Tou baru memulai babak penyisihan.
Pada hari kedua, Rabu (28/10/2026), cabor Barongsai kembali akan mempertandingkan empat nomor, yaitu Naga Taoulu Bebas, Barongsai Kecepatan, Barongsai Ketangkasan Zou Tou (semi final) dan Pekingsai Taoulu Bebas. (*)





