SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, menyayangkan dugaan penggelapan uang pembinaan pelatih dan atlet yang menjerat Wakil Bendahara KONI Kendal, Mohammad Ragis Saputra (MRS).
Sujarwanto menegaskan, pengelolaan organisasi olahraga harus ԁilandasi dedikasi, keikhlasan, serta tanggung jawab. Ia berharap setiap pengurus mampu menjaga kepercayaan dan tidak menyalahgunakan dana yang seharusnya ԁigunakan untuk mendukung pembinaan atlet.
“Kalau yang terkait ini, itu urusan personal ya. Dan organisasi KONI tidak hierarkis seperti itu. Sumber uangnya uang mereka, mereka salah gunakan uang mereka, tapi secara prinsip kami sayangkan,” kata Sujarwanto saat ԁikonfirmasi Selasa, 27 Oktober 2026.
Ia menekankan, pengurus organisasi olahraga harus mengutamakan kepentingan pembinaan, bukan kepentingan pribadi. Menurutnya, komitmen dan pengawasan menjadi hal penting untuk menjaga keberlangsungan pembinaan atlet.
“Mengelola organisasi itu harus penuh dedikasi, penuh keikhlasan dan tidak punya milik-milik pribadi, apalagi menggunakan untuk kepentingan yang, maaf ya, mudah-mudahan itu salah,” ujarnya.
BACA JUGA: Hasil Final Sepak Bola Kota Semarang Vs Solo, Live Streaming dari Sadion Citarum!
KONI Jateng Tekankan Keikhlasan dan Kontrol Organisasi
Sujarwanto mengatakan, KONI Jawa Tengah secara konsisten mengingatkan organisasi olahraga agar menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan. Meski demikian, setiap KONI di daerah memiliki otoritas masing-masing dalam mengelola organisasinya.
“Kalau kami di provinsi jelas tegas bahwa, ‘Yuk kita mulai semua organisasi dengan keikhlasan. Kalau enggak ikhlas saya minta keluar dari klub.’ Dan itu serius,” tegasnya.
Ia juga menyoroti besarnya komitmen yang ԁibutuhkan dalam dunia olahraga. Menurutnya, pembinaan atlet tidak hanya bergantung pada pengurus, tetapi juga melibatkan pengorbanan atlet, keluarga, serta dukungan berbagai pihak.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak menjaga integritas dalam mengelola organisasi olahraga agar dana dan sumber daya yang tersedia benar-benar ԁigunakan untuk membina generasi muda.
“Karena itu betul-betul mari kita dukung olahraga ini dengan semangat untuk membina generasi muda,” katanya.





