Jateng

Belasan Ribu Hektare Sawah di Jateng Gagal Panen Imbas Banjir Pantura, Pati Terbanyak

×

Belasan Ribu Hektare Sawah di Jateng Gagal Panen Imbas Banjir Pantura, Pati Terbanyak

Sebarkan artikel ini
Swasembada Pangan Bencana | Sawah Banjir Sawah
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, saat dijumpai di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis, 15 Januari 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah mencatat sekitar 17,3 ribu hektare sawah terdampak banjir di sejumlah kabupaten hingga awal Februari 2026.

Dari luasan tersebut, lebih dari 10 ribu hektare telah diidentifikasi untuk penggantian tanaman dan klaim asuransi lantaran mengalami puso atau gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan pendataan masih terus berjalan seiring kondisi “ yang belum sepenuhnya surut di beberapa wilayah.

“Kalau sementara ini data yang kita inventarisasi di beberapa kabupaten itu ada sekitar 17,3 ribu hektare yang terdampak. Cuma yang dari 17 ribu itu kita identifikasi lebih lanjut ada 10 ribu lebih sedikit yang sudah kita ajukan untuk penggantian asuransi dan juga penggantian tanaman karena yang terkena sawah,” ujar Tavares via WhatsApp, Minggu, 8 Februari 2026.

BACA JUGA: Banjir Rendam 437,76 Hektare Sawah di Kudus, Pemprov Jateng Bantu Petani Ajukan Klaim Asuransi

Ia menyebut, wilayah terdampak tersebar di sejumlah daerah, baik Pantura maupun wilayah tengah Jawa Tengah.

“Ada di Pati, Brebes, Demak, Jepara, Kebumen, Grobogan, Purbalingga. Tapi ini proses masih jalan terus karena kondisi masih berjalan, jadi perkembangannya akan bergerak terus,” katanya.

Saat ditanya daerah dengan dampak terparah, Tavares menegaskan Pantura timur Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Pati, menjadi wilayah dengan luasan terdampak terbesar.

“Paling banyak itu Pantura sebelah timur, Pati. Yang di barat sana masih berjalan terus pendataannya. Pati terakhir sekitar 5.600-an hektare,” ungkapnya.

Pati hingga Jepara Dominasi Luasan Sawah Terdampak Banjir dan Puso

Berdasarkan data yang beritajateng.tv terima pada Minggu, 8 Februari 2026, sejumlah kabupaten mencatat luasan sawah terdampak banjir dan puso cukup signifikan.

Di Kabupaten Pati, sawah terdampak banjir mencapai 6.726 hektare, dengan kejadian puso seluas 5.764,4 hektare. Sementara di Kabupaten Kudus, sawah terdampak tercatat 2.110 hektare, dengan puso 1.282 hektare. Di Kabupaten Jepara, banjir merendam 4.166 hektare sawah, dan menyebabkan puso 2.807 hektare.