Pendidikan

Berada di Turunan Silayur, Relokasi SMPN 16 Semarang Tunggu Kajian Keselamatan Sekitar Lokasi

×

Berada di Turunan Silayur, Relokasi SMPN 16 Semarang Tunggu Kajian Keselamatan Sekitar Lokasi

Sebarkan artikel ini
Relokasi SMPN 16 Semarang
Gedung Baru SMPN 16 Semarang Rampung Dibangun dan Rencananya akan Digunakan Awal 2024 Mendatang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Relokasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 16 Semarang masih dalam proses pengkajian keselamatan, terutama terkait lalu lintas. Hal ini sebagaimana penuturan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, Selasa, 7 Januari 2025.

Menurut Bambang, relokasi tersebut telah Komisi D DPRD Kota Semarang usulkan sejak tahun ini, namun masih membutuhkan kajian lebih lanjut untuk memastikan keamanan lokasi baru.

“Komisi D sudah mendorong relokasi, tetapi keselamatan di lokasi baru harus benar-benar jadi perhatian,” ujar Bambang,.

Bangunan baru untuk SMPN 16 Semarang sebenarnya telah siap, namun analisis terkait keselamatan lalu lintas di sekitar lokasi baru, persisnya di turunan Silayur, masih terus berlangsung.

BACA JUGA: Video, Bangunan Tak Kunjung Jadi, Pemindahan SMPN 16 Semarang Kembali Molor

Bambang menambahkan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Semarang untuk memastikan jalur lalu lintas di kawasan tersebut aman.

Beberapa fasilitas keselamatan sudah terpasang, seperti pita kejut dan rambu lalu lintas. Namun, untuk memastikan kelayakan keselamatan, perlu tinjauan dari pihak berwenang.

“Fasilitas dasar sudah tersedia, tetapi masih butuh kajian lebih mendalam agar semua berjalan sesuai prosedur,” jelasnya.

Bambang berharap adanya tambahan fasilitas keselamatan, seperti jembatan penyeberangan orang (JPO) dan posko terpadu. Ia menegaskan bahwa perlengkapan ini penting untuk menunjang keamanan siswa saat relokasi.

BACA JUGA: Pembangunan Tak Kunjung Rampung, Boyongan SMP Negeri 16 Semarang Target Awal 2025

“Kami berharap fasilitas ini segera dilengkapi, terutama di jalur menurun yang perlu penyesuaian standar keselamatan,” tambahnya.

Relokasi SMPN 16 Semarang ini juga berkaitan dengan pembangunan Tol Semarang-Batang yang membutuhkan sebagian lahan sekolah untuk akses keluar-masuk jalur tol.

Pemerintah Kota Semarang sudah menyiapkan lokasi baru yang tidak terlalu jauh dari lokasi lama dan telah dibangun untuk mendukung proses relokasi.

Bambang menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya agar relokasi dapat segera terealisasi, namun prioritas utama tetap pada keselamatan siswa.

“Keselamatan anak-anak menjadi perhatian utama kami,” tandasnya. (*)