“Untuk itu, kami dari dinas memberikan pendampingan ke sejumlah desa agar kapasitas keluarga tetap terjaga. Dan soal pemberdayaan perempuan, selama ini kami juga melakukan pendampingan agar perekonomian keluarga dapat ikut meningkat,” kata Eka.
Ketua KNPI Kabupaten Semarang Bagus Suryokusumo mengakui kondisi pandemi sangat menyulitkan perekonomian masyarakat. Kondisi itu sangat membutuhkan peran perempuan untuk ikut menopang perekonomian keluarga selama pandemi ini.
Dia berharap kaum perempuan dapat memanfaatkan gadget yang dimiliki untuk memasarkan produk usahanya.
“Jadi, di masa pandemi ini peran perempuan sangat penting untuk mendukung ekonomi keluarga dan lingkungan. Karena, secara data nasional sebesar 60 persen industri itu pekerjanya adalah perempuan dan sekitar 90 persen produk industri sangat terkait dengan perempuan,” tutur Bagus. (*)





