Meskipun seringkali menghadapi tantangan, upaya teman-teman disabilitas menunjukkan bahwa dalam berkarya, setiap individu memiliki kelebihan yang berbeda-beda. Vera bersama Komunitas Sahabat Difabel telah membuktikan bahwa inklusi dan pemberdayaan adalah kunci untuk menginspirasi dan mendampingi teman difabel.
BACA JUGA:Melihat Indahnya Kota Semarang Melalui Pameran Sketsa
“Kita tidak boleh lelah, harus rutin setiap hari membimbing mereka. Suka dukanya pasti ada karena kan difabelnya kami berbagai macam baik autis, difabel intelektual, tunarungu, netra juga. Serta mereka dalam berkarya punya kelebihan masing-masing tidak bisa kita samakan, intinya kita harus bergerak bersama-sama berdayakan teman difabel,” pungkasnya.(*)
Editor: Farah Nazila





