Ekbis

Berty Diah Rahmana Sabet ‘Women in Creative Economy & Social Impact 2026’, Perkuat Kiprah Perempuan Muda Ekraf Jateng

×

Berty Diah Rahmana Sabet ‘Women in Creative Economy & Social Impact 2026’, Perkuat Kiprah Perempuan Muda Ekraf Jateng

Sebarkan artikel ini
Berty Diah Rahmana
Prasasta Gala Awards 2026 – Central Java Leadership & Excellence Awards di PO Hotel Semarang, Kamis, 24 September 2026. (Foto: Dok. Pribadi)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kiprah inspiratif perempuan muda dalam menggerakkan ekonomi kreatif dan memberikan dampak sosial kembali mendapat pengakuan. Berty Diah Rahmana sukses meraih penghargaan bergengsi Women in Creative Economy & Social Impact 2026 dalam ajang Prasasta Gala Awards 2026 – Central Java Leadership & Excellence Awards.

Ajang apresiasi ini ԁigelar di PO Hotel Semarang, Kamis, 24 September 2026, untuk menghargai dedikasi dan kontribusi nyata para tokoh dalam membangun Jawa Tengah.

Bagi Berty, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian personal, melainkan pengingat akan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Bagi saya, penghargaan ini bukan hanya tentang pencapaian pribadi. Ini menjadi pengingat bahwa setiap proses, kolaborasi, dan kontribusi yang kita lakukan memiliki arti,” ujar Berty usai menerima penghargaan.

BACA JUGA: Dirut Bank Jateng: Apresiasi Nasabah Jadi Komitmen Perkuat Ekonomi Jawa Tengah, Semakin Meriah dengan Penampilan Rossa

Seimbangkan Profesi Hukum dan Organisasi

Nama Berty Diah Rahmana tentu tidak asing di kalangan pelaku industri kreatif Semarang dan Jawa Tengah. Saat ini, ia ԁipercaya menakhodai dua organisasi strategis sekaligus.

Keduanya yaitu Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Jawa Tengah dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) Jawa Tengah.

Melalui GEKRAFS, Berty aktif merajut kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, dan pemangku kepentingan guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.

Sementara lewat APJI, ia turut mengawal penguatan industri jasa boga yang menjadi salah satu pilar penting ekonomi kreatif berbasis kuliner.

Hebatnya, seluruh peran kepemimpinan tersebut ԁijalankan beriringan dengan profesinya yang menuntut ketelitian tinggi sebagai seorang Notaris & PPAT muda di Semarang.

Kombinasi latar belakang hukum dan kecintaannya pada dunia kreatif memberikannya perspektif unik dalam membangun jejaring serta memperluas ruang kolaborasi.

BACA JUGA: Hadiri Festival Mi Ayam Bakso Wonogiri 2026, APJI Jawa Tengah Dorong Penguatan Sinergi Industri Kuliner

Dorong Peran Generasi Muda