Gaya Hidup

Bikin Panik! Begini Halusinasi Davina Tentang Sena saat Menemukan Pistol di Kamarnya

×

Bikin Panik! Begini Halusinasi Davina Tentang Sena saat Menemukan Pistol di Kamarnya

Sebarkan artikel ini
Sinetron Terikat Janji
Sinetron Terikat Janji. Foto:Ig/@terikatjanji_mncp

SEMARANG, beritajateng.tv – Seperti yang telah kita saksikan bersama pada episode sinetron Terikat Janji sebelumnya yakni Davina datang untuk mengobati Sena yang sedang sakit.

Kedatangannya tersebut adalah sebuah keterpaksaan karena Reza mengatakan bahwa di rumahnya tidak ada siapapun. Dion yang harus bekerja di warung makan Sunda Asri dan Reza yang harus mengantarkan Jihan.

Meski Davina sempat ragu sebenarnya untuk datang ke rumah Sena, namun ia meyakinkan diri bahwa kedatangannya tidak akan jadi masalah.

BACA JUGA: Siap Tayang Sebentar Lagi di Bioskop, Begini Sinopsis Film Jangan Buang Ibu

Tentu saja dengan kondisi Sena yang tidak sadar karena demam tinggi membuat ia tidak menyadari bahwa Davina sedang mengobatinya.

Davina sampai berpura-pura bersuara dengan nada tinggi seolah-olah Reza yang sedang ada di sampingnya. Hingga saat waktunya tiba Sena mulai baikan, Davina panik khawatir Sena bangun lalu mengetahui keberadaannya.

Terikat Janji RCTI

Dengan cepat Davina keluar dari kamar Sena sampai tidak sengaja menyenggol salah satu buku yang ada di meja kamar tersebut. Namun setelah Davina perhatikan, itu bukan sembarang buku biasa tetapi ada pistol di dalamnya yang harganya lumayan mahal.

Temuan pistol tersebut membuat Davina bertanya-tanya kenapa Sena sampai memiliki barang berbahaya ini. Bahkan ia membayangkan hal-hal yang tidak masuk akal tentang Sena karena saking paniknya.

BACA JUGA: Siap Tayang Juli di Bioskop Mendatang, Simak Berikut Sinopsis Film Sajen Satu Suro

Davina berhalusinasi bahwa Sena akan menggunakan pistol tersebut untuk membunuh papah dan Dipa. Hal itu ia lakukan karena dendam kepada mereka usai mendapat cacian sebab statusnya sebagai tukang ketoprak.

Tidak hanya itu, Davina juga membayangkan bahwa Sena akan melakukan berbagai cara demi menjadi orang kaya. Bayangannya yakni Sena merampok sebuah bank dengan mengancam akan menembaki semua orang di ruangan tersebut.