SEMARANG, beritajateng.tv – Binus University Semarang menghadirkan gelaran Edukasi Siswa dalam Ilmu Terapan (GESIT) 2024, yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat pelajar SMA/SMK di Indonesia dalam bidang teknologi dan inovasi.
Acara ini juga bertujuan untuk memperkenalkan generasi muda kepada dunia ilmu terapan yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Project Leader GESIT 2024, Dr. Bambang Dwi Wijanarko, menjelaskan bahwa tema kali ini adalah “Igniting Innovation for a Brighter Future of Indonesia.”
BACA JUGA: Perayaan Dua Tahun Binus School Semarang, Empat Inovasi Terdepan untuk Pendidikan Berkualitas
Tercatat 66 tim dari seluruh Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dan akhirnya, terpilih 20 tim terbaik yang akan bersaing dalam dua kategori, yakni Ideation dan Prototyping.
“Antusiasme dari pihak sekolah yang berhasil lolos hingga babak grand final sangat baik. Beberapa sekolah mengucapkan terima kasih karena kami memberikan panggung inovasi terbuka bagi pelajar untuk menunjukkan bakat mereka di bidang inovasi,” terangnya.
Dr. Bambang menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar presentasi. Tetapi juga memberikan kesempatan kepada seluruh tim untuk mengikuti research exhibition di BINUS @Semarang pada saat grand final, yang bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda.
Koordinator acara GESIT 2024, Sitha Afril, juga mengungkapkan kepuasan atas partisipasi tim di atrium lantai satu BINUS @Semarang.
“Saya merasa terharu melihat progres dari setiap tim yang telah mengikuti rentetan acara ini sejak bulan September. Ternyata Indonesia tidak kekurangan talenta muda yang inovatif dan bertanggung jawab atas ide-ide yang dikembangkan berdasarkan tujuan SDGs dan permasalahan di sekitarnya,” kata Sitha.
Juara GESIT 2024
Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi BRIDA Kota Semarang, Wahyudi, memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.
“Inisiatif seperti ini dapat mendorong anak-anak untuk terus berinovasi. Kebutuhan akan inovasi saat ini sangat penting, terutama mengingat kemajuan teknologi di luar negeri yang sudah mencapai era 5.0,” ujarnya.





