Jateng

BMKG Ungkap Alasan Hujan Sore-Malam dan Angin Kencang di Semarang: Masih Lebat Sampai Imlek

×

BMKG Ungkap Alasan Hujan Sore-Malam dan Angin Kencang di Semarang: Masih Lebat Sampai Imlek

Sebarkan artikel ini
Hujan WIlayah Jateng | Hujan Semarang | Cuaca Jateng
Ilustrasi hujan. (Foto: Shutterstock)

“Dalam sehari bisa lima sampai tujuh kali sorti. Sorti itu istilah untuk penerbangan penaburan bahan. Kita mengikuti jam operasional bandara dari pukul 05.00 sampai 22.00,” terangnya.

Kombinasi Monsun Asia, MJO, dan Gelombang Rossby Picu Cuaca Ekstrem di Jateng

Winda menjelaskan, tingginya curah hujan pada Januari hingga Februari terpicu oleh kombinasi beberapa fenomena atmosfer global dan regional.

“Selama Januari-Februari ini, angin monsun Asia berhembus dari daratan Asia menuju selatan ekuator. Di selatan ekuator juga masih ada daerah tekanan rendah dan bibit siklon tropis,” jelasnya.

Kondisi tersebut memicu pertemuan dan belokan angin di wilayah Jawa Tengah, sehingga massa udara bertumpuk dan meningkatkan potensi hujan. Selain itu, terdapat pengaruh fenomena atmosfer lain seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby.

“Tambah suhu muka laut di sekitar Jawa Tengah yang cukup tinggi, itu menambah potensi hujan. MJO pengaruhnya beberapa hari saja. Yang sering terjadi di Jawa Tengah itu gelombang Rossby, yang memicu gangguan cuaca. Dinamika atmosfernya sangat berubah-ubah setiap hari,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp