HeadlinePendidikan

Branding Baru Unika, Soegijapranata Catholic University Kedepankan Pembelajaran Riang Gembira

×

Branding Baru Unika, Soegijapranata Catholic University Kedepankan Pembelajaran Riang Gembira

Sebarkan artikel ini
Gedung kampus baru Soegijapranata Catholic University (SCU) di BSB, Mijen, Kota Semarang. (SCU)

SEMARANG, beritajateng.tv – Unika Soegijapranata Semarang telah resmi berubah menjadi Soegijapranata Catholic University (SCU). Pergantian tersebut dilakukan setelah melalui proses perancangan yang matang.

Rektor SCU, Dr. Ferdinandus Hindiarto, S.Psi., M.Psi., menjelaskan, perubahan tersebut tidak hanya sebatas pergantian logo semata. Namun merupakan bentuk komunikasi kepada publik bahwa SCU telah melakukan perubahan diberbagai bidang.

“Intinya bahwa logo baru dan branding baru ini hanya sebagai penanda, jadi bukan yang utama. Yang utama adalah kami melakukan perubahan,” katanya belum lama ini.

Menurut Rektor, perubahan dari Unika Soegijapranata menjadi Soegijapranata Catholic University ini bertujuan untuk mengangkat kembali nilai-nilai Mgr. Albertus Soegijapranata, seorang pahlawan nasional sekaligus Uskup Agung Pribumi yang pertama di Indonesia.

“Soegijapranata adalah pahlawan nasional, sosok yang tidak main-main. Itulah yang harusnya diangkat, harusnya dikedepankan sehingga nilai-nilai Soegijapranata juga akan dikenal oleh mahasiswa, dosen, dan masyarakat,” jelasnya.

Perubahan label sekaligus logo baru ini memang bukan sekadar pergantian secara simbolis. Perubahan ini, kata rektor, adalah salah satu penanda langkah adaptatif yang dilakukan oleh SCU dalam menghadapi perubahan zaman.

Turut diterapkan model pembelajaran baru yang disebut Soegijapranata Learning Model (SLM). SLM adalah model pembelajaran khas Soegijapranata dengan suasana menyenangkan, mengajak mahasiswa untuk berpikir kritis dan memberi waktu mahasiswa untuk eskplorasi.

“Nilai-nilai Soegijapranata itu salah satunya belajar harus riang gembira. Ini tantangan yang tidak mudah, harus mengubah kebiasaan dan terus menstimulasi mahasiswa untuk berpikir kritis,” ujarnya.

Rektor menambahkan, bahwa proses belajar-mengajar di SCU terus diperbarui demi pembelajaran yang lebih menyenangkan. Salah satunya dengan melibatkan alumni dalam setiap mata kuliahnya. Hal tersebut bertujuan untuk mengenalkan pengalaman langsung di dunia kerja kepada para mahasiswa.

“Setiap mata kuliah harus memanggil alumni, boleh datang langsung atau online untuk sharing pengalaman di dunia kerja, namanya contextual learning. Ketika tidak konteksual nanti mahasiswa lulus kaget kok beda apa yang dipelajari di kelas dengan dunia kerja,” imbuhnya. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp