BACA JUGA: Video Jabatan Pj Sekda Kota Semarang Berakhir, Agustina Siapkan Pengganti Sementara
“Sekda itu bukan tugas yang ringan, karena harus menjadi dirigen bagi ASN yang jumlahnya lebih dari 16ribu. Termasuk menengahi permasalahan ASN yang ada,” ujar Agustina.
Menurut dia, PJ Sekretaris Daerah harus paham dan bisa mengendalikan Sumber Daya Manusia yang baik, termasuk dalam pelayanan.
“Kalau dalam sistem managemen kan kita paham. Kekuatan dari PJ Sekda yakni harus mengendalikan sumber daya manusia yang baik. Sehingga pelayanan-pelayanan publik dan pembangunan bisa lancar,” papar dia.
Tugas-tugas Sekda, lanjut dia, sangat berhubungan dengan masyarakat banyak. Mulai dengan mengawal program-program kota Semarang, program pemprov Jawa Tengah, termasuk program strategis nasional dari pemerintah pusat.
“Inilqh seninya jadi Sekda. Jadi bukan seperti dia menjadi kepala Bappeda, tetapi berhubungan dengan masyarakat banyak. Mulai dengan menjaga program kota Semarang, program pemprov hingga program strategis nasional pemerintah pusat,” Jelas dia.
Agustina menyebut, alasan memilih Budi Prakosa PJ Sekda telah melalui banyak pertimbangan. Bukan hanya dari dirinya tapi dari tim-timnya.
“Kenapa memilih pak Budi, ini bukan keputusan pribadi saya. Kita ada tim, mendapatkan berbagai masukan dan saran yang panjang. Tapi yang penting komitmen kita pada hari ini, setelah purna atau rampungnya PJ Sekda sebelumnya pak Khadik, langsung terisi nama yang baru yakni pak Budi Prakosa,” kata dia.
Jabatan Pj Sekda sebelumnya diisi oleh Muhammad Khadik. Kini, Khadik kembali pada jabatan definitif yakni Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Semarang. (*)