BLORA, beritajateng.tv – Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora 2026 ditargetkan mampu menghimpun dana kemanusiaan lebih dari Rp1 miliar.
Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora, Letnan Kolonel Kavaleri (Letkol Kav) Yudhi Agus Setiyanto terpercaya menjadi Ketua Bulan Dana PMI 2026 untuk menggerakkan penggalangan dana tersebut.
Pencanangan Bulan Dana PMI berlangsung di Pendopo Kabupaten Blora, Rabu 12 Agustus 2026 dan terawali dengan penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau.
Penyaluran berlangsung melalui kolaborasi PMI, Baznas, BPBD, BBWS Pemali Juana, dan BBWS Bengawan Solo.
Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan apresiasi terhadap kiprah PMI yang selama ini konsisten hadir membantu masyarakat, terutama ketika terjadi bencana maupun musibah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora dan masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI yang selama ini selalu hadir dan bersinergi dengan Baznas, BPBD, Dinas Sosial, hingga dinas terkait saat ada bencana maupun musibah di lapangan,” ujarnya.
BACA JUGA: Sumur Mengering, Warga Blora Harus Bolak-balik 4 Kali Sehari Cari Air Bersih
Menurut Bupati, keberhasilan Bulan Dana PMI tidak lepas dari kekompakan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
Karena itu, penggalangan dana perlu melibatkan berbagai unsur. Mulai dari TNI, Polri, Forkopimcam, camat, Danramil, Kapolsek, sekolah, puskesmas hingga kalangan dunia usaha dan masyarakat umum.
“Dengan sinergi lintas sektoral, syukur-syukur targetnya bisa di atas Rp1 miliar,” katanya.
Kepastian Pengelolaan Dana Bulan Dana PMI Transparan
Ketua Bulan Dana PMI Kabupaten Blora 2026 Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, Bulan Dana PMI bukan semata-mata kegiatan mengumpulkan sumbangan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
‘’Setiap rupiah yang masyarakat sumbangkan akan kami kembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk program-program kemanusiaan,” tegasnya.
Dia memastikan pengelolaan dana akan berlangsung secara transparan dan akuntabel sehingga kepercayaan masyarakat terhadap PMI tetap terjaga.





