Meski demikian, Setiyono mengakui pembinaan masih menghadapi sejumlah tantangan. Beberapa atlet saat ini menempuh pendidikan di luar daerah, bekerja di luar Kabupaten Blora, hingga mengikuti pendidikan TNI maupun Polri sehingga pengawasan latihan tidak dapat terlaksana secara maksimal.
Namun, ia optimistis kontingen Blora mampu bersaing dan mempertahankan prestasi yang diraih pada Porprov sebelumnya.
Pada Porprov XVI Jawa Tengah 2023, Kabupaten Blora berhasil mengoleksi 123 medali, terdiri atas 39 emas, 43 perak, dan 41 perunggu, sekaligus menempati peringkat keenam dari 35 kabupaten/kota.
“Kami menargetkan minimal mempertahankan peringkat enam dan akan berusaha sekuat tenaga untuk meraih prestasi yang lebih baik,” tegas Setiyono.
BACA JUGA: Targetkan Domino Jadi Cabor Resmi, Pengprov Orado Audiensi dengan KONI Jateng
Sementara itu, Bupati Arief Rohman meminta seluruh atlet dan pelatih menjaga disiplin, meningkatkan semangat berlatih, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti Porprov XVII Jawa Tengah.
“Kami berharap seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas dan terus semangat berlatih. Prestasi yang teraih bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Blora di tingkat Jawa Tengah,” ujar Arief.
Ia berharap seluruh kontingen mampu menampilkan performa terbaik dan membawa pulang prestasi yang lebih baik dari penyelenggaraan Porprov sebelumnya. (*)
Editor: Farah Nazila





