Jateng

Bupati Blora Minta Dukungan BPH Migas Optimalisasi Jargas dan SDM Migas

×

Bupati Blora Minta Dukungan BPH Migas Optimalisasi Jargas dan SDM Migas

Sebarkan artikel ini
arief rohman
Bupati Blora Arief Rohman (tengah) Minta dukungan Kepala BPH Migas Wahyudi Anas (kanan). (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Bupati Arief Rohman meminta masukan terkait optimalisasi jaringan gas rumah tangga (jargas) serta peningkatan sumber daya manusia (SDM) di sektor minyak dan gas kepada Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas, Kamis, 5 Maret 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Arief Rohman menyampaikan bahwa diskusi yang dilakukan membahas potensi besar minyak dan gas bumi yang dimiliki Blora. Serta langkah pengembangannya agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami banyak berdiskusi tentang potensi minyak dan gas di Blora serta pengembangan terkait potensi sumber daya alam yang ada,” ujar Arief Rohman.

Selain sebagai kepala daerah, Arief Rohman yang juga menjabat Wakil Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) berharap Kepala BPH Migas dapat berkunjung langsung ke wilayah Cepu untuk memperkuat sinergi berbagai pihak dalam pengembangan sektor energi.

BACA JUGA: Arief Rohman Tuai Apresiasi Dewan Juri AK PWI Pusat 2026 atas Pelestarian Budaya Samin

Menurutnya, pertemuan lanjutan nantinya akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk daerah penghasil migas serta kontraktor sektor minyak dan gas.

“Kita ingin pendekatan dari sisi SDM. Kabupaten penghasil migas juga akan kita undang, termasuk KKKS minyak dan gas agar nanti bisa bersinergi bersama,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan bahwa wilayah Blora memiliki potensi sumber energi yang cukup besar dan perlu di manfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Blora memiliki sumber energi yang besar. Kami berharap potensi ini dapat dimanfaatkan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Blora,” ujarnya.

Ia juga berharap sumber gas yang ada di wilayah tersebut dapat tersalurkan melalui program jaringan gas rumah tangga (jargas), baik melalui skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun dukungan pemerintah pusat agar Blora menjadi salah satu daerah prioritas.