Jateng

Bupati Blora Terima Trofi AK PWI Pusat di Puncak HPN 2026 Banten

×

Bupati Blora Terima Trofi AK PWI Pusat di Puncak HPN 2026 Banten

Sebarkan artikel ini
arief rohman
Bupati Blora Arief Rohman dan Ketua PWI Blora Heri Purnomo (tengah) membawa Trofi AK PWI Pusat 2026, di puncak HPN 2026 Banten. (Heri/beritajateng.tv)

“Pers yang sehat adalah fondasi penting bagi demokrasi dan pembangunan. Pemerintah memandang pers sebagai mitra strategis dalam memberdayakan masyarakat dan menjaga keutuhan bangsa,” tegas Cak Imin. Ia menambahkan bahwa kritik konstruktif dari insan pers yang berlandaskan fakta dan etika jurnalistik menjadi mekanisme evaluasi kebijakan publik.

Sepuluh kepala daerah yang menerima trofi AK PWI Pusat 2026 antara lain:

  • Wali Kota Malang, Jawa Timur Wahyu Hidayat – mengangkat Malang sebagai kota kreatif sejajar dengan 59 kota di dunia versi UNESCO.

  • Bupati Temanggung, Jawa Tengah Agus Setyawan – mengangkat kesenian Kuda Lumping Temanggung yang menembus kancah internasional.

  • Wali Kota Mataram, NTB H. Mohan Roliskana – mengangkat Gerbang Sangkareang sebagai landmark baru.

  • Wali Kota Samarinda, Kaltim H. Andi Harun – menonjolkan sarung tenun lokal menuju pusaka nasional.

  • Bupati Manggarai, NTT Heribertus Geradus Laju Nabit – menampilkan program revitalisasi Mbaru Gendang (rumah adat) hasil gotong royong pemerintah dan masyarakat.

  • Bupati Blora, Jawa Tengah H. Arief Rohman – mengangkat ajaran Samin sebagai spirit pembangunan berkelanjutan.

  • Bupati Lampung Utara, Lampung Hamartoni Ahadis – menampilkan tarian tradisi Cangget Bakha sebagai sarana pertemuan muda-mudi.

BACA JUGA: Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Jawa Tengah, Wali kota Agustina Sebut Media Mitra Strategis Pemerintah
  • Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara Hj. Maya Hasmita – mengangkat Gema Sahabat (Gerakan Empati Masyarakat) untuk penguatan karakter dan budaya sejak dini.

  • Bupati Padang Pariaman, Sumbar H. John Kenedy Azis – merevitalisasi tradisi religius dalam wajah baru Maulik Gadang.

  • Bupati Manokwari, Papua Hermus Indou – menjadikan Festival Teluk Boreh sebagai penguatan harmoni sosial dan toleransi di Papua. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp