DEMAK, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak akhirnya mencairkan bantuan berupa pembangunan rumah baru tahap ke II di dua kecamatan, yakni Sriwulan dan Timbulsloko, Sayung, Demak.
Butuh waktu yang cukup lama hingga akhirnya pada penghujung tahun 2023 ini dua kecamatan terdampak rob atau air pasang bisa mendapatkan bantuan.
Bantuan pembangunan rumah baru tahap ke II dari bupati Demak melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Demak.
“Kita punya 4 Kecamatan yang terkena dampak rob, di mana semua butuh perhatian dan banyak rumah – rumah tergenang air rob. Pemerintah Daerah melalui program prioritas yang Bupati canangkan akan segera merealisasikan apa yang warga tunggu. Dengan pencairan hari ini,” ucap Plt Dinperkim Amir Mahmud, Senin 6 November 2023.
Menurut Amir bahwa di awal tahun 2023, Dinperkim sudah melakukan penjaringan awal. Meski demikian ada yang bersedia untuk direlokasi, namun ada yang tetap ingin tetap bertempat dengan menerima pembangunanan baru (PB).
“Tentunya dengan konsep baru, misalnya rumah panggung, di mana sudah ada prototipe rumah apung. Harapannya jika teruji dan dapat persetujuan dari Pemerintah Pusat kita akan dapat bantuan untuk membuat pada lain tempat. Serta bantuan lain yang dapat meringankan beban masyakarat yang terdampak rob,” terangnya.
Terkait klasifikasi rumah dalam penjaringan, adalah jika tak terlalu parah dengan rehabilitasi. Kalau kondisinya (rumah) parah dengan PB, dengan masing – masing mendapatkan Rp. 50 juta. Dengan perincian Rp. 49,6 juta untuk material, Rp. 400 ribu untuk administrasi.
“Kami pastikan itu tidak ada pungutan apapun, jika memang ada dan terbukti maka akan kita tindak dengan tegas, siapapun itu,” tegasnya.
Bantuan Pembangunan Rumah Baru
Sementara Bupati Demak Eistianah, usai melakukan peninjauan lokasi menyampaikan rasa prihatin mendalam terhadap kondisi rumah terdampak yang ada di Sayung tersebut.
Ia juga melakukan komunikasi dengan warga, pihaknya memaklumi jika masyarakat tidak bersedia di relokasi karena kebutuhan.
“Kami memaklumi karena mata pencaharian disini, kami akan selalu berupaya mencari solusi. Salah satunya melalui Bapenas dengan tanggul laut,” ucapnya.
Ia juga meminta untuk tidak saling menyalahkan dan memohon untuk saling mengerti antara masyarakat dengan pemerintah daerah dan sebaliknya.
“Masyarakat maunya apa akan kita bantu. Kami mohon saling mengerti, jangan saling menyalahkan. Kita harus bersahabat dengan alam,” ucapnya.
Untuk jaring sosial bagi warga terdampak rob yang sudah Pemda Demak gelontorkan . Untuk alokasi tahun 2022, sebesar Rp. 5 M untuk 100 unit, do kawasan Mondoliko, Sayung dengan 66 relokasi, 44 yang PB.
“Sementara untuk tahun 2023 dengan anggaran Rp. 3,5 M untuk 70 unit, dengan tahap 1 sebanyak 40 unit, tahap 2 sebanyak 30 unit,” pungkas Bupati.(*)
Editor: Elly Amaliyah





