Bupati Usulkan Perbaikan Jalan Ngawen – Japah – Todanan ke Gubernur

Kondisi jalan rusak di Blora. /Foto: Heri P.

BLORA, 21/11 (BeritaJateng.tv) – Kondisi jalan provinsi di wilayah Kabupaten Blora yang berlubang dan bergelombang menjadi sorotan masyarakat.

Ketika Bupati H. Arief Rohman menghadiri kegiatan di wilayah itu, kerap disambati masyarakat untuk menyampaikan usulan pembangunan jalan ke Gubernur Jawa Tengah.

Saat menghadiri acara jalan sehat HUT PGRI ke – 77 di Kecamatan Japah, Sabtu (19/11/2022) kemarin, masyarakat menyampaikan agar jalan provinsi dari Ngawen – Japah – Todanan, dan Ngawen – Kunduran bisa segera diperbaiki. Karena kondisinya rusak dan banyak genangan saat turun hujan.

“Ngawen – Japah jalannya sempit, begitu juga arah Todanan yang belum dibeton. Kondisinya bergelombang, banyak lubang. Apalagi saat hujan banyak genangan. Padahal setiap pagi banyak anak sekolah melintasi jalan ini, dan masyarakat berkegiatan ekonomi. Tolong Pak Bupati agar bisa dibangun, disampaikan Pak Gubernur. Kabarnya ini jalan provinsi,” ujar Sukardi, warga Japah.

Bupati H. Arief Rohman pun langsung memberikan responnya atas usulan aspirasi masyarakat Japah ini.

“Ya, saya habis lewat Ngawen ke Japah kondisinya masih banyak yang rusak menuju Todanan. Karena ini masuk jalan provinsi maka akan kita usulkan ke Pak Gubernur agar bisa diprioritaskan dan dibangun tahun depan. Termasuk jalan provinsi ruas Ngawen – Kunduran yang juga masih ada kerusakan,” ucap Bupati, Minggu (20/11).

“Alhamdulillah yang Todanan sampai batas Kabupaten Pati kemarin sudah dibangun DPU Jateng. Ini berarti tinggal Todanan ke arah Japah – Ngawen, dan Ngawen – Kunduran yang masih rusak. Mohon doanya semoga Pak Gubernur Ganjar Pranowo sehat selalu sehingga bisa membantu kita membangun jalan provinsi yang ada di Blora. Sesarengan mBangun Blora Berkelanjutan,” sambung Bupati.

Pantauan di lapangan, kerusakan jalan provinsi di wilayah Kecamatan Ngawen menuju Japah memang membahayakan pengguna jalan jika tidak hafal medan.

Banyak jalan bergelombang dan berlubang. Tampak beberapa titik bekas tambal sulam aspal. Sedangkan arus lalu lintas tergolong padat, sering dilalui kendaraan bertonase besar dari wilayah Purwodadi maupun Jawa Timur.

“Sudah lama, hanya ditambal sulam. Satu bulan ya bodhol lagi tambalannya. Apalagi sekarang musim hujan. Kalau tidak hati hati khawatir jatuh. Ya, semoga bisa segera diperbaiki Pak Gubernur. Apalagi sekarang Pemkab juga sedang getol membangun jalan kabupaten, biar imbang lah. Masak Kabupaten sedang giat membangun, Pemprovnya kurang greget. Harapannya 2023 nanti bisa dicor semua,” ungkap Triyono, pengguna jalan yang ditemui. (Her/El)

Leave a Reply