SEMARANG, beritajateng.tv – Kemajuan teknologi yang semakin pesat dapat menjadi tantangan tersendiri, tak terkecuali bagi seorang guru.
Kini, guru dituntut untuk dapat terus mempelajari teknologi baru. Hal tersebut yang kemudian juga disadari oleh persatuan guru di Gugus Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.
Ketua Gugus Ki Hajar Dewantara, Dra. Suyatmi, menyampaikan pentingnya untuk terus meningkatkan kompetensi guru. Sehingga, nantinya dapat menghasilkan semangat belajar pada murid.
Salah satunya adalah dengan Pelatihan Penerapan Virtual Reality (VR) Berbasis Android yang berlangsung beberapa hari yang lalu.
BACA JUGA: Ajak Siswa Cintai Sastra, SMA Kesatrian 2 Semarang Undang Sosiawan Leak
“Kami rutin mengadakan workshop dengan tujuan agar guru-guru memiliki kemampuan yang mumpuni dalam tugasnya sebagai guru,” katanya kepada beritajateng.tv, Selasa, 1 Oktober 2024.
Suyatmi mengatakan, peran teknologi saat ini sangat besar sekali pengaruhnya dalam dunia pendidikan. Dengan belajar VR, guru akan terbantu dalam mengenalkan dunia nyata kepada murid. Di sisi lain, murid juga akan lebih mudah dan memiliki gambaran jelas terkait materi yang guru sampaikan.
Selain karena konsepnya kekinian, lanjutnya, siswa juga bisa berinteraksi dengan dunia lingkungan virtual. Terlebih harga VR masih sangat terjangkau.
“Tentunya VR bisa menjadikan pembelajaran menjadi lebih menarik menyenangkan dan interaktif,” ucap Suyatmi.
Guru mesti ikuti perkembangan teknologi
Senada, Koordinator Satuan Pendidikan Kecamatan Tugu, Jumari, menyampaikan hal yang sama. Ia menyebut guru sebagai unsur utama pendidikan harus bisa mengikuti teknologi semaju apa pun.
“Guru harus bisa menggunakan teknologi sebagai media dan sarana untuk memudahkan proses pembelajaran kepada murid menjadi semakin bermakna,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDN Tugurejo 02, Nur Rakhmat, yang juga sebagai peserta dalam pelatihan itu menyampaikan respons baik adanya pelatihan VR ini.
BACA JUGA: Bikin Heboh, Apakah Fenomena Bulan Kembar Bisa Mengancam Bumi? Ini Kata BRIN
Menurutnya, pelatihan VR termasuk ke dalam bentuk implementasi keterampilan berkembangnya zaman bagi guru dan murid.
“Adanya pelatihan ini bisa memberikan gambaran baru bagi guru untuk bisa selalu mengembangkan potensi sebagai bekal untuk murid di sekolah,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





