Jateng

Capai 79 Persen, 26 Ribu Calon Jamaah dari Jateng Lunasi Biaya Perjalanan Haji 2026 Tahap Pertama

×

Capai 79 Persen, 26 Ribu Calon Jamaah dari Jateng Lunasi Biaya Perjalanan Haji 2026 Tahap Pertama

Sebarkan artikel ini
Biaya Haji Jateng | Ilustrasi jemaah haji. (ant)
Ilustrasi jemaah haji. (ant)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Jawa Tengah melaporkan progres pelunasan Biaya Perjalanan Haji (Bipih) Indonesia tahun 2026 terus meningkat pesat.

Tahap pertama pelunasan mencatat capaian 79,02 persen atau mendekati 26.000 calon jamaah haji reguler. Angka tersebut menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat Jawa Tengah menjelang musim haji 2026.

Kepala Kanwil Kemenhaj Jateng, Fitriyanto, menyampaikan bahwa sisa calon jamaah haji belum melunasi biaya mencapai sekitar 7.100 orang.

BACA JUGA: Pelunasan Bipih Haji Tahap Kedua Buka hingga 9 Januari 2026

Mereka masih memperoleh peluang pelunasan pada tahap kedua. Jadwal tahap lanjutan berlangsung sejak 2 Januari hingga 9 Januari 2026. “Kami berharap seluruh sisa calon jamaah memanfaatkan kesempatan ini,” ujar Fitriyanto, beberapa waktu yang lalu.

Tahap kedua menyasar kategori khusus. Kelompok tersebut meliputi pasangan suami istri dengan penggabungan keberangkatan. Selain itu, pendamping jamaah lanjut usia turut masuk daftar.

Penggabungan anak serta orang tua juga termasuk sasaran. Calon jamaah tanpa status istitha’ah memperoleh kesempatan sama. “Sisanya berasal dari jamaah cadangan untuk keberangkatan 2026,” katanya.

79 Persen Calon Jamaah Haji Asal Jateng Lunas Biaya Tahap Pertama, Pengurusan Visa Menyusul

Fitriyanto menegaskan proses lanjutan segera berjalan setelah pelunasan rampung. Petugas akan mengumpulkan berkas jamaah secara terpusat. Selanjutnya tim menyusun kelompok terbang sesuai ketentuan.

Proses pengajuan visa haji menuju Kedutaan Arab Saudi menyusul tahap tersebut. Semua tahapan bertujuan memastikan keberangkatan berjalan lancar.

Kuota haji Jawa Tengah tahun ini mencapai 34.122 orang jamaah reguler. Jumlah tersebut meningkat cukup signifikan ketimbang tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Biaya Haji 2026 Diusulkan Rp88,4 Juta, Pemerintah Turunkan Rp1 Juta dari Tahun Lalu

Pada tahun lalu, kuota tercatat 30.377 orang. Tambahan kuota juga mencakup 1.706 jamaah prioritas lanjut usia. Selain itu, kuota pembimbing ibadah mencapai 87 orang. Petugas haji daerah memperoleh alokasi 191 orang.

Kemenhaj sebenarnya memberi kelonggaran waktu pelunasan bagi wilayah tertentu. Kebijakan tersebut hanya berlaku bagi daerah terdampak bencana alam. Wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatra Barat, serta Sumatra Utara.

“Jawa Tengah aman, sehingga kami fokus mengejar sisa sekitar 20 persen,” ucap Fitriyanto. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan lainnya lewat WhatsApp Channel beritajateng.tv dengan klik tombol berikut:
Gabung ke Saluran