“Acara ini semakin memperkuat bahwa Halal Bi Halal adalah milik semua umat manusia. Bukan saja dari agama tertentu, tapi milik kita semuanya. Dan saya kira ini terus kita sebarluaskan bahwa Halal Bi Halal adalah milik bangsa Indonesia,” ucapnya.
Haerudin mengatakan, sejumlah ulama, pendeta, pastor, bhikku, dan perwakilan penghayat kepercayaan hadir dalam acara gelaran FKUB Jateng tersebut.
Sebagai simbol bahwa semua manusia bersaudara, para tamu undangan tampak gayeng duduk melingkar di meja bundar tanpa ada sekat yang memisahkan. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





