SEMARANG, beritajateng.tv – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang melakukan pengawasan sekaligus pengujian sampel makanan takjil di kawasan Taman Virgin, Jalan Parangkusumo Raya, Tlogosari, Kota Semarang, Kamis, 12 Maret 2026 sore.
Dalam kegiatan tersebut, petugas BBPOM Semarang mengambil puluhan sampel makanan dari pedagang yang berjualan di sentra kuliner tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh makanan yang diuji tidak mengandung bahan berbahaya.
Kepala BBPOM Semarang Rustyawati mengatakan pihaknya mengambil 32 sampel makanan yang pelaku UMKM jual di kawasan tersebut.
“Ini diambil dari kuliner yang ada di Taman Virgin. Yang jual tadi UMKM sekitar sini dan kita sampling, semua kami sampling tapi lebih ke sampel-sampel yang kami curigai yang kemungkinan ada yang mengandung bahan berbahaya. Tapi alhamdulillah dari 32 sampel semuanya negatif,” ujar Rustyawati saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan sampel yang diperiksa tersebut merupakan kategori pangan siap saji yang dijual langsung kepada konsumen.
“Itu kategori pangan siap saji. Pangan siap saji itu adalah pangan yang tidak di dalam kemasan yang berlabel, yang daya tahannya itu hanya tujuh hari maksimum,” jelasnya.
BBPOM Semarang Ingatkan Masyarakat Terapkan Cek KLIK
Menjelang Lebaran, Rustyawati mengingatkan masyarakat agar lebih teliti saat membeli pangan, terutama karena permintaan makanan biasanya meningkat pada periode tersebut.
Menurutnya, masyarakat perlu menerapkan prinsip cek KLIK sebelum membeli produk pangan olahan.
“Kepada masyarakat karena kita tahu menjelang Lebaran kebutuhan pangan pasti naik. Sehingga suplai pangan juga akan mengikuti. Tapi ingat tetap harus cek KLIK, cek kemasan, cek label, cek izin edar di BPOM dan cek tanggal kedaluwarsanya,” ujarnya.
BACA JUGA: Waspada! Dinas Kesehatan Jateng Ungkap Ciri Makanan Berformalin: Lebih Lentur, Kenyal, dan Awet
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur harga murah yang tidak wajar.





