Gaya Hidup

Cerita Adzana Ashel dan Arla Ailani Perankan Maya-Ita di Petaka Gunung Gede, Film Horor Dari Kisah Nyata

×

Cerita Adzana Ashel dan Arla Ailani Perankan Maya-Ita di Petaka Gunung Gede, Film Horor Dari Kisah Nyata

Sebarkan artikel ini
Cerita Adzana Ashel dan Arla Ailani Perankan Maya-Ita di Petaka Gunung Gede, Film Horor Dari Kisah Nyata
Jumpa fans dan nobar film Petaka Gunung Gede di XXI Premiere DP Mall Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Aktris Adzana Ashel dan Arla Ailani berhasil perankan dua sahabat sejati di Film Horor produksi Starvision berjudul Petaka Gunung Gede.

Petaka Gunung Gede yang merupakan film  dari kisah nyata ini, sudah mulai tayang di bioskop mulai Kamis, 6 Februari 2025.

Karya produser Chand Parwez Servia, dengan sutradara Azhar Kinoi Lubis ini di angkat dari kisah nyata pendakian Maya Azka, naskah filmnya oleh Upi.

Film horor ini menghadirkan kisah persahabatan yang mengharukan antara Maya yang diperankan oleh Arla Ailani dan Ita yang diperankan oleh Adzana Ashel.

BACA JUGA: Intip Profil Para Pemain Film Petaka Gunung Gede, Tayang 6 Februari 2025 di Bioskop

Selain itu, juga ada deretan pemain Raihan Khan, Endy Arfian, Moh Iqbal Sulaiman, Jeremie Moeremans, Razan Zu, Mieke Amalia. Serta Teuku Rifnu Wikana, Meisya Siregar, Umar Lubis, Ratna Riantiarno, Ruth Marini, Derry Oktami, dan lain-lain.

Film ini menguak misteri tentang mitos kepercayaan masyarakat. Serta mengungkapkan peristiwa yang sebenarnya terjadi dengan Ita dan pendakian mereka ke Gunung Gede.

Dengan melakukan syuting secara langsung ke Gunung Gede, film ini memberikan sajian visual indah dari pesona Gunung Gede. Namun dengan nuansa horor menegangkan dan misteri yang perlahan-lahan terkuak hingga akhir.

Adzana Ashel berbagi cerita selama syuting di Gunung Gede saat jumpa fans di DP Mall Semarang.

“Mistis itu pasti, karena kan kita syutingnya di tempat kejadian langsung ya. Tapi kalau untuk yang gangguin banget, enggak sih. Karena kita memang niatnya baik dan untuk bekerja. Alhamdulillah aman,” ujar Ashel.

Syuting film horor ini sendiri berlangsung selama 21 hari, di mana tujuh hari berada di Gunung Gede. Pada hari-hari awal, para pemain cukup merasakan banyak penyesuaian karena ada yang baru pertama kali naik gunung.

Adegan tersulit, menurut Ashel, saat baru naik ke gunung dan harus beradegan kesurupan.

“Adegan yang paling sulit saat baru naik gunung dan kerasukan. Itu adegan yang mencekik yang di Telaga Biru itu yang sulit. Ada sampai 13 shoot dengan take lumayan banyak,” kata dia.

Sementara itu, Arla Ailani yang berperan sebagai Maya mengungkapkan adegan saat di cekik oleh Ashel berlangsung cukup menegangkan. Apalagi, lokasi syuting berada di lokasi asli kejadian yang dialami oleh Maya dan Ita.

“Pas di cekik lumayan menegangkan. Di lokasi asli, emang hawanya kurang enak. Itu salah satu scene yang aku merasa nggak kuat. Tapi untungnya berjalan lancar,” ucap Arla.

Sementara itu, Maya Azka mengaku sangat terharu melihat film Petaka Gunung Gede. Dia menjadi teringat kembali memori yang ia alami pada 2007 lalu.

Namun, dia juga merasa senang film ini bisa ditonton oleh masyarakat seluruh Indonesia.  “Setelah film ini, aku mohon banget kirimkan doa untuk Almarhumah Mbak Ita,” pintanya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp