SEMARANG, beritajateng.tv – Ingin segera bekerja usai menyandang gelar sarjana, calon lulusan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mulai berburu peluang kerja sebelum prosesi wisuda.
Salah satunya Cerly Nurlita Anggraeni, mahasiswa Teknologi Pangan UPGRIS yang akan mengikuti wisuda.
Dia memanfaatkan bursa kerja atau job fair di UPGRIS untuk mencari informasi pekerjaan yang sesuai dengan bidang keilmuannya.
Cerly mengaku ingin melanjutkan karier di industri pangan setelah menyelesaikan pendidikan.
Bidang quality control (QC) dan research and development (R&D) menjadi dua posisi yang paling dia incar.
“Harapannya setelah lulus kuliah tentu saja saya ingin berkarier di bidang saya. Terutama di bidang pangan karena itu merupakan jurusan saya,” kata Cerly saat mencari kerja di job fair di Balaiurung UPGRIS, pada Rabu, 7 Oktober 2026.
BACA JUGA: Menjemput Kesetaraan Kerja, Puluhan Disabilitas Ikuti Seleksi di Job Fair MTQ Nasional Semarang
Menurutnya, peluang kerja bagi lulusan Teknologi Pangan cukup terbuka. Hingga kini dirinya masih aktif mengirimkan lamaran dan belum mendapatkan panggilan dari perusahaan.
“Sejauh ini saya masih coba untuk apply dan kebetulan juga belum dapat panggilan,” ucap dia.
Bagi Cerly, mendapatkan pekerjaan sesuai passion menjadi target setelah wisuda.
BACA JUGA: Rekonstruksi Kasus Mozza di Semarang, Jaksa Cari Unsur Perencanaan Pembunuhan
Dia juga membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister apabila mendapat kesempatan.
“Harapannya setelah lulus bisa dapat pekerjaan sesuai dengan passion saya. Kemudian apabila nanti ada kesempatan saya juga ingin melanjutkan pendidikan di S2,” harap Cerly.
22 Perusahaan Buka Peluang Kerja
Rektor UPGRIS Sapto Budoyo mengatakan, job fair UPGRIS adanya sebagai bagian dari upaya kampus mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
Para calon wisudawan dapati kesempatan bertemu langsung dengan perusahaan. Mereka bisa mencari informasi, berkonsultasi, hingga menjajaki peluang pekerjaan.
“Ini memberi kesempatan kepada para lulusan untuk mengenali, berinteraksi, berkomunikasi, berkonsultasi, mencari informasi, mencari pengalaman kepada perusahaan, dunia kerja dan industri,” kata Sapto.
BACA JUGA: Mahjong Kini Jadi Tren Baru di Semarang Bahkan Dibidik Jadi Cabang Olahraga
Sebanyak 22 perusahaan dari berbagai sektor kampus libatkan dalam job fair tersebut. Di antaranya perusahaan dari sektor perbankan, manufaktur, perhotelan, serta bidang industri dan dunia kerja lainnya.
Meski digelar beriringan dengan persiapan wisuda, job fair tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi lulusan UPGRIS.
“Masyarakat umum juga afda kesempatan untuk mencari informasi dan peluang kerja,” ucap Sapto.
Dia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen UPGRIS agar lulusan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Akan tetapi dapat segera memasuki dunia kerja.
Klaim 80 Persen Lulusan UPGRIS Langsung Dapat Kerja
Ketua Pusat Karier LPP UPGRIS Prasetyo, sekitar 80 persen lulusan UPGRIS masuk kategori langsung bekerja.
Sementara lulusan lainnya memilih berwirausaha maupun melanjutkan pendidikan.
BACA JUGA: Gen Z, Meja Tarot, dan Ruang Refleksi Diri
“Untuk yang langsung kerja itu 80 persen, kemudian urutannya berikutnya wirausaha dan yang dilanjut,” kata Prasetyo.
Sebagai informasi, kegiatan job fair tersebut berlangsung pada 7 Oktober 2026 di Balaiurung UPGRIS. Kemudian dilanjutkan 8-9 Oktober secara daring. (*)
Editor: Diaz A Abidin





