Gaya Hidup

Contoh Khutbah Jumat Terbaru 2026: Pentingnya Menjaga Lisan

×

Contoh Khutbah Jumat Terbaru 2026: Pentingnya Menjaga Lisan

Sebarkan artikel ini
khutbah idul fitri 2026
Ilustrasi masjid. (Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Mendengarkan khutbah pada hari Jumat merupakan salah satu ibadah dengan pahala cukup tinggi. Meski penyampaiannya terbilang singkat, namun dengan meluangkan waktu sebentar saja itu sudah cukup bernilai.

Kali ini beritajateng.tv akan membagikan informasi seputar contoh khutbah Jumat yang singkat namun berarti.

Tema yang akan kami bagikan hari ini yakni adalah pentingnya menjaga lisan, karena semua yang terjadi dalam hidup kita berawal dari komunikasi kita terhadap sesama.

Contoh Khutbah Jumat

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah.

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan menjalankan seluruh perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya.

Ketakwaan merupakan bekal terbaik bagi setiap hamba dalam menjalani kehidupan di dunia sekaligus persiapan menuju kehidupan akhirat.

BACA JUGA: Teks Khutbah Jumat 19 Juni 2026 Singkat dan Menyentuh, Keutamaan Puasa Asyura 

Salah satu bentuk ketakwaan yang harus terus kita jaga ialah memelihara lisan. Pada zaman digital seperti sekarang, menjaga lisan tidak hanya terbatas pada ucapan yang keluar dari mulut.

Tetapi juga mencakup setiap tulisan, komentar, maupun informasi yang kita sebarkan melalui berbagai media sosial dan platform digital. Setiap perkataan dan tulisan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Swt.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah.

Banyak hal yang dapat membuat seseorang lalai dalam menjaga lisannya. Pengaruh lingkungan keluarga, pergaulan, hingga dorongan untuk mengikuti arus media sosial sering kali menyebabkan seseorang mudah mengucapkan atau menyebarkan sesuatu tanpa mempertimbangkan akibatnya.

Oleh karena itu, marilah kita memperkuat keimanan dan memantapkan niat untuk selalu menjaga lisan. Hendaknya kita berpikir dengan bijaksana sebelum berbicara, menulis, ataupun membagikan informasi.

Dengan demikian, setiap perkataan dan tindakan kita dapat mendatangkan manfaat serta terhindar dari dosa yang timbul akibat ucapan maupun tulisan yang tidak bertanggung jawab.

“Apakah kamu orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dengan sujud dan berdiri, karena takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah, ‘Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?’ Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran,”

Ayat tersebut memberikan pelajaran bahwa orang yang memiliki ilmu disertai sikap hati-hati akan memperoleh keberuntungan.

BACA JUGA: Contoh Teks Khutbah Jumat Bermakna: Pahala Ibadah yang Setara dengan Haji

Sebelum mengucapkan sesuatu maupun melakukan suatu perbuatan, mereka selalu mempertimbangkan dampaknya. Mereka menyadari bahwa setiap ucapan dan tindakan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Swt.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah.

Kehidupan di era digital telah menjadikan penyebaran informasi berlangsung begitu cepat. Dalam hitungan detik, kita dapat menerima sekaligus menyebarkan berbagai berita, baik melalui media sosial, aplikasi percakapan, maupun platform digital lainnya.

Kemajuan teknologi tentu membawa banyak kemudahan dan manfaat bagi kehidupan. Namun, di balik berbagai kemudahan tersebut, setiap muslim dituntut untuk menggunakan teknologi dengan penuh tanggung jawab.

Rasulullah Saw. telah memberikan teladan agar setiap perkataan dan perbuatan senantiasa didasari kehati-hatian serta mempertimbangkan manfaat dan mudaratnya sebelum disampaikan kepada orang lain.

Itulah contoh khutbah pertama yang bisa khotib sampaikan pada hari Jumat. Khutbah kedua bisa khotib samakan dengan khutbah-khutbah sebelumnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp