SEMARANG, beritajateng.tv – Cuaca Jateng 17 Maret 2026 diperkirakan didominasi hujan ringan di sebagian besar wilayah. Dari total 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, sebanyak 28 daerah diprediksi mengalami hujan ringan pada Selasa, 17 Maret 2026.
Informasi tersebut berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang.
BMKG mengimbau masyarakat mempersiapkan diri sebelum beraktivitas agar tidak terganggu oleh perubahan cuaca yang terjadi di sejumlah wilayah.
BACA JUGA: Cuaca Jateng Ekstrem, Kabupaten Tegal Hingga Jepara Masuk Zona Merah BMKG
Berikut prakiraan lengkap cuaca Jateng 17 Maret 2026:
Hujan Lebat
-
Demak
-
Jepara
-
Kudus
-
Pati
Hujan Ringan
-
Banyumas
-
Batang
-
Blora
-
Boyolali
-
Brebes
-
Cilacap
-
Grobogan
-
Karanganyar
-
Kebumen
-
Kendal
-
Klaten
-
Kota Pekalongan
-
Kota Salatiga
-
Kota Semarang
-
Kota Tegal
-
Magelang
-
Pekalongan
-
Pemalang
-
Purbalingga
-
Purworejo
-
Rembang
-
Semarang
-
Sragen
-
Sukoharjo
-
Temanggung
-
Tegal
-
Wonogiri
-
Wonosobo
Cerah
-
Banjarnegara
-
Kota Magelang
-
Kota Surakarta
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat terjadi pada siang hingga malam hari di beberapa wilayah.
Musim Kemarau Diprediksi Datang Lebih Awal
Selain prakiraan harian, BMKG juga menyampaikan prediksi terkait musim kemarau 2026. Untuk wilayah Jawa Tengah, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026, meskipun waktunya dapat berbeda di setiap daerah.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan bahwa fenomena La Niña lemah yang berlangsung sejak Oktober 2025 telah berakhir pada Februari 2026.
Saat ini kondisi iklim global di Samudera Pasifik berada pada fase netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca 20 Februari 2026 : Udara Lembap Berawan Jateng Untuk Wilayah Demak Sampai Blora
Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan bahwa sekitar 46,5 persen zona musim (ZOM) di Indonesia terprediksi akan mengalami awal musim kemarau lebih cepat dari biasanya.
Wilayah yang berpotensi mengalami awal kemarau lebih maju meliputi sebagian besar Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, hingga sebagian wilayah Papua.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat harapannya terus memantau informasi cuaca Jateng 17 Maret 2026 maupun perkembangan iklim dari BMKG agar dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari. (*)





