SEMARANG, beritajateng.tv – Suasana Pasar Johar Semarang mulai padat pembeli yang berburu busana Lebaran meski Ramadan belum tiba. Salah satu item yang paling diburu adalah gamis dengan sebutan unik “Bini Orang”, model busana muslim yang tengah viral di media sosial dan menjadi tren jelang Hari Raya 2026.
Model gamis yang populer dengan sebutan gamis “Bini Orang” sebenarnya merujuk pada gaya busana muslimah yang terlihat anggun, dewasa, dan elegan, sehingga identik dengan tampilan perempuan yang sudah menikah atau tampil lebih mature. Istilahnya sendiri muncul dari tren media sosial, bukan nama resmi desain.
Busana ini umumnya menggunakan bahan adem dan ringan sehingga banyak dicari ibu-ibu karena nyaman dipakai.
Gamis “Bini Orang” ini memiliki potongan leher longgar, siluet flowy yang jatuh rapi, serta desain simpel namun elegan. Warna-warna lembut seperti putih, pastel, dan nuansa cerah semakin memperkuat kesan anggun, sehingga memberi tampilan ibu muda classy bagi pemakainya.
BACA JUGA: Anti Mainstream! Gamis dan Brokat Warna Burgundy jadi Tren Baju Lebaran 2025
Pedagang busana di Pasar Johar, Endang Ratnawati Manalu (50), pemilik Toko Endang Collection, mengaku lonjakan pengunjung sudah mulai terasa dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, tren gamis tersebut menjadi daya tarik utama pembeli yang ingin tampil kekinian saat Lebaran.
“Alhamdulillah sudah mulai ramai sejak tiga hari kemarin. Sekarang yang lagi banyak orang cari itu gamis ‘Bini Orang’. Warnanya yang lagi tren warna-warna cerah sama nuansa putih,” ujar Endang saat beritajateng.tv temui di lapaknya pada Rabu, 18 Februari 2026.
Ia menjelaskan, harga gamis yang ia jual bervariasi tergantung bahan dan kualitas. Untuk koleksi yang sedang diminati, harga mulai sekitar Rp285 ribu hingga Rp600 ribu, terutama untuk bahan impor yang saat ini banyak dicari konsumen.
Tren Gamis “Bini Orang” Viral dari TikTok, Pembeli Datang Rombongan

Kenaikan jumlah pembeli juga mulai terlihat keitmbang hari biasa. Jika sebelumnya sekitar puluhan orang per hari, kini meningkat sekitar 30 persen seiring mendekatnya Ramadan.
“Kalau hari biasa sekitar 20 orang pembeli, sekarang sudah naik kurang lebih 30 persen. Biasanya memang menjelang puasa mulai ramai,” katanya.
Endang pun optimistis keramaian akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan, seiring semakin dekatnya bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Tren gamis “Bini Orang” ternyata tidak lepas dari pengaruh media sosial. Salah satu pembeli asal Ungaran, Kabupaten Semarang, Istigfaroh, mengaku sengaja datang ke Pasar Johar bersama rombongan setelah melihat model tersebut viral di TikTok.
BACA JUGA: Viral di Tiktok, Gamis Shimmer Cocok untuk Busana Lebaran, Simpel dan Nyaman Seharian
Ia tertarik karena desainnya dinilai elegan dengan bahan yang nyaman dipakai, terutama untuk aktivitas saat Lebaran.
Menurutnya, berburu langsung ke pasar memberikan keuntungan karena bisa menawar harga. Dari harga awal Rp350 ribu, ia berhasil menurunkannya menjadi Rp270 ribu per potong.
“Lumayan bisa turun, jadi langsung ambil. Sekalian beli empat setel buat saya, suami, dan anak,” ungkapnya.
Selain itu, Istigfaroh mengungkapkan bahwa ia sengaja membeli baju lebaran mendekati Ramadan karena bisa memilih model gamis lebih banyak.
“Emang pas [beli baju] sebelum atau mendekati puasa, ya. Soalnya kalau dekat-dekat lebaran biasanya model sisa-sisa jadi enggak bisa milih,” ungkapnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





