Setelah suaminya, Agus, meninggal secara misterius, warga desa menjauhi ia dan hanya bisa menemukan ketenangan dengan bekerja dari rumah makan Rancak Bana, tempat ketika ia akhirnya dapat bersosial tanpa syarat.
Namun, ketika Bana mulai menaruh hati padanya, rahasia kelam kutukan Bahu Laweyan perlahan terbongkar, terkait dengan Puti, saudara tirinya yang menyimpan dendam lama.
Meski dipenuhi rasa takut, Mirah bertekad menantang kutukan tersebut dan memperjuangkan cintanya, meski harus menghadapi risiko besar yang mengancam keselamatannya. (*)





