Nasional

Deep Intelligence Research Ungkap Rapor 1 Tahun Pemerintahan Gubernur di Indonesia, Dedi Mulyadi Teratas

×

Deep Intelligence Research Ungkap Rapor 1 Tahun Pemerintahan Gubernur di Indonesia, Dedi Mulyadi Teratas

Sebarkan artikel ini
Direktur Komunikasi Deep Intelligence Research, Neni Nur Hayati. (Foto: Dok. DIR)

Dominasi Dedi semakin terlihat pada kategori Highest Engagement. Ia membukukan total engagement 4.256.465.957 dengan audiens 25.570.049.700. Konten humanis dan pendekatan kepada warga akar rumput menjadi magnet utama di TikTok, Instagram, dan YouTube.

Konsistensinya mengisi konten, termasuk mensosialisasikan kebijakan yang memicu perdebatan publik, justru memperkuat posisinya sebagai pusat perhatian.

Pramono Anung mencatat total engagement 959.157.202 dengan audiens 5.764.849.476. Sementara Muzakir Manaf dari Aceh meraih 337.185.381 engagement dan audiens 1.693.330.015, terutama terdorong isu kearifan lokal dan respons terhadap bencana.

Rekomendasi DIR

Merujuk penelitian Mike Walsh (2019), DIR menekankan pentingnya kepemimpinan berbasis data dan algoritma.

“Gubernur ke depan tidak bisa hanya bekerja secara administratif. Mereka harus memberikan kebijakan solutif atas permasalahan yang terjadi dan mampu membaca emosi publik di media sosial serta mampu mengomunikasikan kebijakan secara massif, transparan dan akuntabel,” ungkap Neni.

Mengutip pendapat Rhenald Kasali (2025), ia menyebut para kepala daerah terutama gubernur bekerja bukan berdasarkan asumsi lama. Tetapi, men-challenge asumsi tersebut dengan gagasan baru karena saat ini.

“Realitas sudah berbeda sehingga harus cepat beradapytasi dengan perubahan. Selain itu, harmonisasi dengan legislatif adalah kunci menjaga stabilitas pemerintahan,” tambahnya.

Rapor ini memperlihatkan satu kesimpulan: legitimasi publik di era digital tak lagi hanya ditentukan oleh kebijakan substantif. Melainkan, juga oleh kemampuan membaca percakapan dan mengelola narasi.

“Dalam lanskap itu, Dedi Mulyadi tampil sebagai figur yang paling berhasil menyedot, sekaligus mengelola, perhatian publik sepanjang tahun pertamanya menjabat. Selain itu, harmonisasi dengan legislatif adalah kunci menjaga stabilitas pemerintahan,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp