SEMARANG, beritajateng.tv – Media sosial akhir-akhir ini ramai dengan berbagai unggahan mengenai praktik pesugihan di Gunung Kawi, Jawa Timur.
Video hingga foto yang memperlihatkan dugaan ritual serta daftar harga paket sesaji menjadi perbincangan luas. Hal ini memicu memunculkan kembali cerita-cerita lama mengenai tempat yang identik dengan mencari kekayaan secara instan.
Gunung Kawi yang berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar memang terkenal sebagai kawasan wisata religi sekaligus destinasi alam.
Namun, di balik popularitasnya, kawasan Gunung Kawi tersebut juga berkait dengan berbagai mitos mengenai ritual pesugihan.
Belakangan, perhatian publik semakin meningkat setelah beredar foto yang menampilkan daftar harga sesaji. Mulai dari ayam dalam besek hingga kambing dan sapi dengan nilai mencapai jutaan rupiah.
Meski demikian, belum ada bukti yang dapat memverifikasi keaslian daftar tersebut.
Menanggapi fenomena tersebut, kolektor benda pusaka asal Semarang, Fajar Purwoto, menilai praktik pesugihan sebenarnya bukan hal baru di Indonesia.
BACA JUGA: Berikut Alasan Mengapa Gunung Kawi Identik dengan Pesugihan, Lengkap dengan Mitosnya
Menurutnya, kepercayaan seperti itu telah berkembang sejak lama dan biasanya muncul ketika seseorang merasa terdesak oleh persoalan ekonomi.
“Kalau menurut saya, pesugihan itu sudah menjadi bagian dari budaya yang berkembang sejak dulu. Ketika kondisi ekonomi sulit, sebagian orang memilih jalan pintas dan akhirnya mencari bantuan kepada kekuatan yang mereka yakini di luar ajaran agama,” ujar Fajar.
Ia menyebut sejumlah lokasi di Indonesia yang selama ini terkenal masyarakat sebagai tempat ritual pesugihan, seperti Alas Purwo, Gunung Kemukus hingga Gunung Kawi. Menurutnya, setiap daerah memiliki cerita dan bentuk ritual yang berbeda-beda.
Mantan Kasatpol PP Kota Semarang ini mengaku pernah berkomunikasi dengan sejumlah orang yang memahami ritual-ritual tersebut.
Dari cerita yang ia dengar, seseorang yang ingin menjalani pesugihan umumnya akan lebih dulu bertemu dengan juru kunci.





