“Kami masih melakukan pemeriksaan lanjutan. Yang terlihat jelas, tangan kirinya menggantung dan hanya tersisa jaringan daging. Kondisinya nyaris putus,” kata Sugiyarto.
Meski mengalami luka berat, lutung tersebut masih memberikan respons yang cukup baik selama proses evakuasi. Tim medis menilai peluang hidup satwa itu masih terbuka apabila mendapatkan penanganan intensif.
Saat ini BKSDA Jawa Tengah masih melakukan observasi lanjutan dan pembiusan untuk menentukan tindakan medis terbaik.
Opsi yang BKSDA pertimbangkan meliputi penyambungan jaringan yang masih memungkinkan atau amputasi apabila kondisi luka tidak dapat pulih. (*)





