SEMARANG, beritajateng.tv – Masih dalam semangat perayaan Natal, guru dan tenaga kependidikan (GTK) Kristiani di Kota Semarang memberikan bantuan kepada 18 siswa dari tingkat TK, SD, dan SMP. Bantuan tersebut merupakan hasil dari pengumpulan uang persembahan sebagai bagian dari Perayaan Natal pada Kamis, 11 Januari 2024 kemarin.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Erwan Rachmat, menjelaskan bahwa dana yang terkumpul kemudian mereka bagikan kepada siswa-siswi yang terasa membutuhkan. Adapun masing-masing siswa menerima bantuan sebesar Rp500 ribu.
“Mereka mendapat bantuan karena memang membutuhkan tali asih tersebut. Inisiatif ini sangat keren dan bagus, bermula dari kesadaran para guru yang menghimpun dana untuk membantu siswa yang kurang mampu,” ujar Erwan seusai penyerahan bantuan secara simbolis di Gedung E Dinas Pendidikan Kota Semarang, Jumat, 12 Januari 2024.
Erwan mengatakan, kegiatan seperti ini sangat positif lantaran mencerminkan semangat gotong royong dan berbagi yang pada akhirnya dapat menumbuhkan rasa kebersamaan.
“Hidup gotong royong berbaur berbagi sehingga akan menumbuhkan rasa kebersamaan yang muncul. Otomatis di dalamnya akan mengandung peningkatan keimanan dan ketakwaan terhadap agamanya masing-masing peserta didik,” tambahnya.
Sementara itu, Christina, Sekretaris Perayaan Natal Dinas Pendidikan Kota Semarang, menjelaskan bahwa 18 siswa yang menerima tali asih berasal dari 18 sekolah, baik negeri maupun swasta. Terdiri dari dua siswa TK, 14 siswa SD negeri, dan sisanya dari SMP.
“Nominal tali asih tiap anak mendapatkan bantuan sebanyak Rp500 ribu. Uang tersebut terkumpul dari persembahan atau istilah dalam agama Islam yang bernama ‘infaq’. Para guru-guru yang mempersemabahkan bebas memberikan berapa, dari itu lalu dibagikan kepada para siswa yang membutuhkan,” ungkap Christina.
Membantu finansial keluarga
Christina menambahkan, bantuan kali ini bertujuan untuk meringankan kebutuhan belajar ataupun kebutuhan keluarga siswa. Pihaknya bahkan membebaskan penggunaan bantuan ini selama masih bermanfaat dalam meringanan beban pengeluaran keluarga.





