SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang kembali gagal meraih poin usai dihantam Bali United 0-4 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis, 1 Mei 2025 malam. Kekalahan ini makin menenggelamkan Laskar Mahesa Jenar di peringkat 17 dengan 25 poin.
Tim asuhan Muhammad Ridwan sempat menunjukkan permainan agresif sejak awal. Sayangnya, peluang demi peluang tidak berbuah gol. Sebaliknya, Bali United justru unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Joao Ferrari di menit 21.
Petaka bagi PSIS belum berhenti. Di menit 51, Ridho Syuhada melakukan kesalahan fatal serupa. Bola sapuannya malah bersarang ke gawang sendiri, membuat skor menjadi 2-0 untuk Bali United.
BACA JUGA: Jelang PSIS Semarang Hadapi Bali United, Ini Kata Coach Ridwan Pengganti Sementara Gilbert Agius
Tak patah semangat, PSIS mencoba menyerang balik. Namun sundulan Gustavo Souza masih belum mampu menembus gawang Adilson Maringa. Saat tekanan coba dibangun, PSIS justru kembali kecolongan.
Menit 67, Irfan Jaya memanfaatkan kelengahan lini belakang PSIS dan mencetak gol ketiga Bali United. Menjelang laga berakhir, Novri Setiawan menutup pesta gol tuan rumah dengan sundulan tajam pada masa injury time.
Meski sempat mendapat peluang emas melalui Septian David Maulana, PSIS tetap kesulitan mencetak gol. Barisan belakang Bali United tampil sangat disiplin, membuat semua serangan PSIS sia-sia.
BACA JUGA: Kalah Melulu, PSIS Semarang Putus Kontrak Pelatih Gilbert Agius, Muhammad Ridwan Jadi Pengganti
Kekalahan ini menambah catatan buruk PSIS yang belum pernah menang sejak Januari lalu. Dari total 31 laga, mereka hanya mengantongi enam kemenangan dan tujuh hasil seri. Sisanya, berakhir dengan kekalahan menyakitkan.
Tiga pertandingan tersisa akan menentukan nasib PSIS di Liga 1 musim ini. Mereka harus menghadapi PSS Sleman (9 Mei), bertandang ke Malut United (16 Mei), lalu menjamu Barito Putera (25 Mei).
Laga-laga tersebut menjadi harapan terakhir bagi PSIS untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional (*).





