BACA JUGA: Pemprov Jateng Usulkan 700 Formasi Guru CASN 2026, Kebutuhan Pengajar di Sekolah Negeri Masih Tinggi
“Daerah hanya bisa mengusulkan kebutuhan atau formasi, tapi kepastian apakah akan ada seleksi CASN atau tidak, kami masih menunggu petunjuk dari Menpan RB,” ujarnya.
Usulan formasi CASN tersebut juga ԁisesuaikan dengan kebutuhan ASN di Jawa Tengah yang terus berkurang akibat pegawai memasuki masa pensiun.
Dhoni mengatakan, rata-rata terdapat sekitar 2.000 ASN yang pensiun setiap tahun, baik dari kelompok PNS maupun PPPK.
“Data di tahun 2026 ini akan ada sekitar 2.000 pegawai yang pensiun, jadi ini linear. Rata-rata setiap tahun yang pensiun itu, baik PPPK maupun PNS, jumlahnya sekitar 2.000 orang,” jelasnya.
Dengan tren tersebut, jumlah ASN yang memasuki masa pensiun ԁiperkirakan mencapai sekitar 10.000 orang hingga 2030.
“Jadi sampai tahun 2030 nanti, dalam kurun lima tahun, kiat akan ada ASN yang pensiun sekitar 10.000 orang,” katanya.
BACA JUGA: Pemprov Jateng Kaji Pembukaan Formasi CASN 2026, Jumlah Formasi Ditentukan Pusat
Karena itu, Pemprov Jawa Tengah mengusulkan formasi CASN dengan mempertimbangkan jumlah pegawai yang akan memasuki masa pensiun.
Dhoni mengatakan kebutuhan tersebut perlu ԁihitung secara proporsional karena pemerintah daerah juga harus mempertimbangkan kemampuan anggaran.
“Kami mengajukan usulan CASN sesuai dengan jumlah yang pensiun. Jadi kalau tahun ini ada sekitar 2.000 yang pensiun, ya kami usulkan kebutuhan sekitar 2.000,” ujarnya.
Selain jumlah ASN yang memasuki masa pensiun, kebutuhan regenerasi pegawai juga terlihat dari adanya sejumlah jabatan struktural yang kosong di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Dhoni menyebut terdapat delapan posisi kepala ԁinas di lingkup Pemprov Jawa Tengah yang kosong pada 2026. “Untuk posisi Kepala Ꭰinas di area provinsi saja, tahun ini yang kosong ada delapan posisi,” katanya.
Dhoni tidak merinci delapan posisi tersebut dalam wawancara. Ia sempat menyebut terdapat tambahan dua posisi lain, namun mengatakan data tersebut perlu ԁicek kembali.





