Jateng

Efisiensi Anggaran, Ratusan Non ASN RSUD di Pati Terancam PHK

×

Efisiensi Anggaran, Ratusan Non ASN RSUD di Pati Terancam PHK

Sebarkan artikel ini
Gaji Pensiunan PNS 2026 | THR ASN 2026 | UMK Blora Kota Semarang 2026 | Aturan UMP | uang // asn
Ilustrasi uang. (ant)

SEMARANG, beritajateng.tv – Karena kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, ratusan pegawai non-ASN di UPT RSUD RAA Soewondo Pati terancam kena PHK.

Bupati Pati Sudewo, dalam hal ini, mengatakan bahwa pengurangan jumlah tenaga non-ASN bertujuan untuk mempercepat pelayanan prima RSUD RAA Soewondo Pati.

Adapun Sudewo sudah memerintahkan Direktur rumah sakit itu untuk melakukan rasionalisasi pegawai non-ASN.

“Karena jumlahnya sangat berlebih, ada sekitar 500-an. Logikanya cukup hanya dengan 200-an,” kata Sudewo, Jumat, 21 Maret 2025.

BACA JUGA: Imbas Efisiensi Anggaran APBD Semarang, Anggaran Makan Minum Hingga Kunjungan Kerja Kena Pangkas

Ia mengaku kebijakan ini sebagai bentuk efisiensi berbagai pengeluaran hingga kondisi keuangan yang memprihatinkan.

Sudewo menjelaskan meskipun pegawai non-ASN digaji oleh RSUD karena sistem BLUD, tetapi akhirnya justru membuat keuangan rumah sakit menjadi terbebani.

“Pendapatan rumah sakit yang minim bahkan berdampak pada pelayanan yang kurang baik. Contoh ada 10 ruang operasi yang 7 off karena rusak akibat tidak ada uang untuk memperbaiki,” ujarnya.

BACA JUGA: Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Semarang Pastikan Mudik Gratis Tetap Ada

Selain itu, sejumlah ruangan dan fasilitas rumah sakit menjadi tak maksimal. Salah satunya ruang tunggu dan kamar pasien yang tidak dipasang AC atau sengaja dimatikan.

”Untuk membuat gedung rawat inap dan poliklinik baru pun tidak bisa karena tidak ada uangnya,” tutur Bupati Pati. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp