Nasional

Konflik Berkelanjutan, Evakuasi WNI dari Sudan

×

Konflik Berkelanjutan, Evakuasi WNI dari Sudan

Sebarkan artikel ini
Evakuasi WNI
Menlu RI saat melakukan keterangan pers terkait evakuasi WNI dari Sudan. Selasa (2/5/2023).

JAKARTA, beritajateng.tv – Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi memastikan sejauh ini evakuasi WNI dari Sudan sebanyak 949 orang telah berhasil.

Berdasarkan informasi sebelumnya, konflik antara tentara Sudan dan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) masih membara hingga hari ini. Maka dari itu, pemerintah Indonesia berusaha sesegera mungkin melakukan evakuasi WNI.

“Rinciannya adalah evakuasi WNI sebanyak 930 orang via Jeddah, 13 orang dari Mesir, dan sebanyak 6 orang dari Uni Emirat Arab. Sedangkan, total WNI yang telah pulang ke Indonesia berjumlah 829. Semuanya dari Jeddah,” kata Retno, dalam keterangan resminya di laman youtube MoFa Indonesia, Selasa (2/5/2023).

1. Evakuasi WNI tahap keempat hari ini

Retno mengumumkan putaran keempat WNI yang kembali ke Indonesia akan tiba hari ini.

“Jadwal pemulangan tahap keempat akan tiba di Jakarta pada 2 Mei 2023 dengan Garuda Indonesia, rencananya sebanyak 100 WNI,” ucap Retno lagi.

“Kita patut bersyukur, proses evakuasi WNI dapat berjalan dengan baik di tengah banyak negara yang masih berusaha mengevakuasi warga negaranya dari Sudan. Pada kesempatan ini, saya ingin sampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pemerintah Mesir dan Persatuan Emirat Arab yang telah membantu evakuasi beberapa WNI keluar dari Sudan,” lanjutnya.

2. 6 WNI kembali secara mandiri

Selain itu, Retno menginvestigasi kepulangan WNI ke Indonesia dalam tiga tahapan yang telah terselesaikan sebelumnya.

“Sebelumnya, ada tiga tahap pemulangan WNI. Rinciannya, tahap pertama 385 orang tiba pada 28 April dengan Garuda Indonesia, tahap kedua 363 orang tiba pada 30 April, dan tahap ketiga 75 orang tiba pada 1 Mei dengan pesawat TNI AU,” ungkap Retno.

Pada saat yang sama ada 6 WNI yang mengatur kepulangannya secara mandiri.

3. 528 orang tewas dalam konflik tersebut

Sedikitnya 512 orang tewas dan lebih dari 4.200 terluka sejak konflik antara tentara Sudan dan RSF pada 15 April 2023. Konflik kemudian menyebar ke wilayah Darfur.

Koneksi internet juga terputus total di Sudan. Meski ada pengumuman gencatan senjata, tembakan dan ledakan masih terdengar di seluruh ibu kota.

Selain internet terputus, penduduk lokal dan asing yang masih berada di Sudan mengaku kesulitan mencari bahan makanan (*).

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp