SEMARANG, beritajateng.tv – Fakta baru kasus pelecehan anak di bawah umur berinisal S (17) oleh seorang personal trainer (PT) atau instruktur fitnes di Kabupaten Semarang bernama Iwan Prahangga alias Hangga terungkap.
Kuasa hukum korban, Zainal Abidin “Petir”, mengungkap kali pertama pertemuan antara korban dan Hangga. Mulanya, kata Zainal, korban ingin mendaftar fitness dan di sana Hangga mengincar korban.
Pada saat itu, Zainal pun membenarkan posisi korban masih di bawah umur dan duduk di bangku SMA.
“S ingin fitnes, saat sedang fitnes, didekati oleh Hangga yang mengaku PT. Dia (Hangga) sok akrab, kemudian ngajarin cara fitnes yang benar. Dan minta nomor HP korban pada Desember 2024,” ujar Zainal saat beritjateng.tv jumpai di Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa, 13 Januari 2026.
Setelah berhasil mendapat nomor WhatsApp korban, Hangga mulai merayunya dengan berbagai pujian. Korban yang masih berstatus pelajar SMA disebut kerap diajak berkomunikasi secara intens oleh pelaku.
“Setelah itu dia ngerayu. Dia bilang ke S, ‘Kamu tipeku, kamu cantik, bibirnya tebal.’ Pokoknya ngerayu macam-macam,” ujar Zainal.
BACA JUGA: Putrinya Jadi Korban Pencabulan Instruktur Fitnes, Warga Bergas Semarang Lapor Polisi
Menurut Zainal, bujuk rayu tersebut membuat korban akhirnya mau menjalin kedekatan dengan pelaku. Tak lama kemudian, Hangga mengajak korban keluar dan membawanya ke sebuah hotel.
“Setelah itu katanya mau diajak jalan-jalan, terus diajak ke sebuah tempat di hotel. Dan kemudian dipaksa untuk melakukan hubungan suami istri, disetubuhi dan divideo,” ungkapnya.
Zainal menyebut perekaman video dijadikan senjata oleh Hangga terhadap korban. Ia menyebut, terdapat kalimat ancaman yang disampaikan pelaku kepada korban.
“Video itu nampaknya menjadi alat untuk mengikatkan. Ada kata-kata, ‘Kamu divideo supaya kamu bisa aku ikat,’” kata Zainal.
Ia menuturkan, hubungan antara korban dan pelaku berlangsung cukup lama. Hingga akhirnya, pada pertengahan November 2025, orang tua korban mulai mencurigai perubahan sikap dan kondisi ekonomi keluarga.





