Gaya Hidup

Fenomena Langit Mei 2026: Hujan Meteor hingga Konjungsi Bulan dan Venus

×

Fenomena Langit Mei 2026: Hujan Meteor hingga Konjungsi Bulan dan Venus

Sebarkan artikel ini
hujan meteor
Ilustrasi. Hujan meteor. (Foto: Pexels).

SEMARANG, beritajateng.tv – Pada bulan Mei 2026 akan ada sebuah fenomena langit yang begitu luar biasa dan bikin merinding.

Fenomena yang akan terjadi tersebut mulai dari hujan meteor Eta Aquarids dan kemunculan Blue Moon. Kira-kira kapan ya fenomena tersebut akan terjadi? yuk simak berikut informasinya.

Fenomena Langit 2026

Sebagaimana yang kita ketahui bahwasanya pada 1 Mei 2026 terjadi sebuah fenomena Bulan Purnama. Fenomena tersebut membuat posisi bulan berada dalam arah berlawanan dengan matahari.

Sedangkan hujan meteor yang kabarnya akan terjadi yakni berlangsung pada besok Selasa malam 5 April hingga Rabu dini hari.

Pada fenomena tersebut yakni hujan meteor berada di atas rata-rata yang mampu menghasilkan 50 hingga 60 meteor per jam.

BACA JUGA: Fenomena Goodzilla El Nino 2026, Berikut Dampaknya di Sejumlah Daerah

Fenomena ini lebih mudah terlihat dari wilayah Belahan Bumi Selatan, sedangkan di Belahan Bumi Utara jumlahnya perkiraan bisa mencapai sekitar 30 meteor setiap jam.

Hujan meteor ini berasal dari sisa partikel debu yang tertinggal oleh Komet Halley, komet yang sudah dikenal sejak zaman kuno dan terakhir melintasi bagian dalam tata surya pada tahun 1986. Komet tersebut prediksinya akan kembali lagi pada tahun 2061.

Hujan meteor Eta Aquarids berlangsung setiap tahun dalam rentang 19 April hingga 28 Mei. Meteor-meteornya melaju dengan kecepatan sekitar 64 kilometer per detik, sehingga kerap meninggalkan jejak cahaya yang masih terlihat sesaat setelah kilatan utamanya.

Pada tahun ini, cahaya Bulan yang berada dalam fase cembung akan membuat sebagian meteor yang lebih redup menjadi kurang terlihat.

Waktu terbaik untuk menyaksikannya adalah setelah tengah malam dari tempat yang minim cahaya, dengan arah pandangan ke langit bagian timur.

BACA JUGA: Ramai Fenomena Halo Matahari Hari Ini 3 Maret 2026, Begini Proses Terjadinya

Meskipun meteor tampak berasal dari rasi Aquarius, kemunculannya sebenarnya bisa terjadi di berbagai bagian langit.

Sedangkan untuk fenomena konjungsi bulan dan venus yakni akan terjadi pada 18 Mei mendatang. Pada saat itu, bulan sabit terlihat berdampingan dengan venus dan sinarnya begitu terang setelah matahari terbenam.

Planet venus sendiri merupakan salah satu objek paling terang yang bisa terlihat dari bumi meski dengan mata telanjang. Meski planet tersebut terlihat begitu dekat, namun sesungguhnya terletak dengan jarak yang terpisah oleh jutaan kilometer.

Siap menyaksikan fenomena langit di bulan Mei 2026 yang akan berlangsung? catat jadwalnya supaya kamu tidak ketinggalan. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp