Jateng

Fenomena Supermoon Sebabkan Rob Tinggi di Pantura Jateng, Batang dan Demak Diminta Waspada

×

Fenomena Supermoon Sebabkan Rob Tinggi di Pantura Jateng, Batang dan Demak Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini
Fenomena Supermoon Sebabkan Rob Tinggi di Pantura Jateng, Batang dan Demak Diminta Waspada
BMKG melakukan pantauan muka air laut yang tinggi (rob) akibat fenomena Supermoon. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Emas Semarang mengimbau masyarakat pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah untuk mewaspadai potensi banjir rob pada akhir Mei hingga pertengahan Juni 2026.

Fenomena ini lantaran supermoon yang membuat pasang air laut (rob) di sejumlah wilayah pesisir Pantura Jateng.

Forecaster BMKG Maritim Tanjung Emas Semarang, Retna Swasti Karini, mengatakan supermoon yang kemungkinan terjadi pada 17 Mei 2026. Akan membuat posisi bulan berada lebih dekat dengan bumi.

Kondisi Supermoon tersebut memperkuat gaya gravitasi sehingga menyebabkan kenaikan muka air laut (Rob) di Pantura Jateng.

“Saat ini rob pengaruh fenomena supermoon, di mana bulan berada di posisi terdekat dengan bumi. Sehingga memperkuat gaya tarik gravitasi dan menyebabkan kenaikan muka air laut,” ujar Retna.

Menurutnya, wilayah pesisir yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Pekalongan, Batang, Kota Semarang, hingga Kabupaten Demak.

BMKG mencatat titik rob tertinggi saat ini terjadi di wilayah Batang, Sayung, dan Morodemak, Demak.

“Untuk daerah pesisir utara, misalnya Pekalongan, Batang, Semarang, dan Kabupaten Demak perlu meningkatkan kewaspadaan,” katanya.

BMKG memperkirakan ketinggian pasang air laut dapat mencapai 193-200 sentimeter di atas rata-rata permukaan laut. Sementara periode pasang tertinggi di prediksi terjadi pada 19-26 Mei serta awal hingga pertengahan Juni 2026.

BACA JUGA: Banjir di Wonosari dan Mangkang Kulon Semarang, Satu Warga Hanyut Tersapu Banjir

Retna menjelaskan, pasang air laut perkiraannya mulai terjadi sejak pukul 12.00 WIB hingga 17.00 WIB, dengan puncak pasang pada pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.

“Pasang surut sendiri dpengaruhi fenomena astronomi. Untuk yang terdekat ini adalah supermoon yang jatuh pada 17 Mei 2026,” jelasnya.

Meski potensi rob meningkat, BMKG menyebut kondisi cuaca dan gelombang laut di pesisir utara Jawa Tengah masih relatif aman. Tinggi gelombang diperkirakan berkisar 0,1 meter hingga 1,25 meter dengan kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot.