SEMARANG, beritajateng.tv – Banyaknya film horor yang adaptasi langsung dari kisah nyata kini menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya, salah satunya adalah film berjudul Petaka Gunung Gede.
Film ini diproduksi oleh Starvision dan tetap disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, yang sebelumnya sukses dengan karya-karyanya seperti Kafir Bersekutu dengan Setan dan lainnya.
Kabar baiknya, film ini akan tayang pada awal tahun depan. Sambil menunggu penayangannya di bioskop, simak informasi lengkap mengenai sinopsis, jadwal tayang, dan daftar pemainnya berikut ini.
BACA JUGA: Terinspirasi dari kisah viral di X, Intip Daya Tarik Film Horor Hutang Nyawa 2024
Film Petaka Gunung Gede
Daftar Pemain
Kepopuleran cerita ini membuat banyak orang antusias menantikan versi filmnya. Beberapa aktor dan aktris berbakat yang akan memerankan karakter dalam film ini antara lain Arla Ailani sebagai Maya, Adzana Ashel sebagai Ita, dan Raihan Khan sebagai Indra.
Selain mereka, turut bergabung pula nama-nama seperti Endy Arfian, Teuku Rifnu Wikana, dan Mieke Amalia. Pengumuman para pemain ini menjadi tanda awal mula produksi film yang satu ini.
Jadwal Tayang dan Sinopsis
Adapun terkait jadwal tayang film tersebut yaitu akan rilis di bioskop tepat pada 6 Februari 2025.
Cerita ini berfokus pada perjalanan Maya, karakter utama, yang berusaha menyelamatkan sahabatnya, Ita, dari ancaman yang mengerikan.
Semua bermula dari pelanggaran yang Ita lakukan terhadap mitos pendakian di Gunung Gede, yang membuatnya terjerumus dalam situasi buruk.
BACA JUGA: Review Film Cinta Tak Seindah Drama Korea, Mencoba Penuhi Ekspektasi Pecinta Drakor
Meski banyak orang menyalahkan Ita, Maya yakin ada sesuatu yang lebih dalam dari sekadar pelanggaran mitos yang menyebabkan sahabatnya harus menanggung penderitaan besar.
Dalam usahanya mencari kebenaran, Maya harus menghadapi berbagai tantangan dan teror yang menakutkan.
Cerita ini berdasarkan peristiwa nyata yang terjadi pada tahun 2007, yang tersampaikan oleh Maya sebagai saksi langsung.
Kisah ini berhasil menarik perhatian publik setelah terunggah dalam bentuk podcast di YouTube oleh Prasodjo Muhammad, dengan jumlah penonton lebih dari 8 juta kali, serta ramai di media sosial seperti X dan Facebook. (*)





