SEMARANG, beritajateng.tv – Tim futsal Kota Semarang mengawali perjuangan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 dengan kemenangan dramatis.
Menghadapi Surakarta di Semarang, Kamis (22/10/2026) sore, tuan rumah menang dengan skor 3-2 setelah sempat kehilangan keunggulan dua gol.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Kota Semarang untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan Wonogiri.
Namun, tim pelatih masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.
Dalam pertandingan yang mulai pukul 15.00 WIB tersebut, Kota Semarang tampil menekan sejak babak pertama. Sejumlah peluang berhasil tercipta, tetapi kiper Surakarta, Yudha, berkali-kali menggagalkan upaya tuan rumah.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Kota Semarang mencetak dua gol pada menit ke-22 dan ke-25 untuk menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, Surakarta meningkatkan intensitas serangan. Yudha kembali tampil impresif dengan menggagalkan empat tembakan beruntun pemain Semarang. Sementara timnya perlahan membangun momentum untuk mengejar ketertinggalan.
Upaya Surakarta membuahkan hasil melalui gol Tama, pemain bernomor punggung 9, yang memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Kebangkitan tim tamu berlanjut ketika Yoga, pemain bernomor punggung 4, mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2.
Situasi tersebut membuat pertandingan semakin ketat. Kota Semarang tidak tinggal diam dan berhasil mencetak gol ketiga untuk kembali memimpin 3-2.
Keunggulan itu mampu tim Kota Semarang pertahankan hingga peluit akhir, sekaligus memastikan kemenangan pada laga perdana Porprov Jateng XVII 2026.
Pelatih futsal Kota Semarang, Muhamad Afandi Dwi Putranto, mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu menjaga fokus dan mengamankan kemenangan meski mendapat tekanan dari Surakarta.
BACA JUGA: Rekomendasi 5 Lapangan Futsal Murah di Semarang, Fasilitasnya Oke Siap Dibuat Sparingan
“Alhamdulillah kemenangan hari ini cukup dramatis. Sempat unggul 2-0, mereka samakan menjadi 2-2, tetapi anak-anak bisa menyelesaikan pertandingan dengan keunggulan 3-2,” kata Afandi.





