SEMARANG – Karang Taruna (KT) Dharma Remaja Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, masuk dalam seleksi dan pemilihan Karang Taruna Berprestasi 2026 Tingkat Nasional.
Melalui Kelompok Usaha Bersama (KUB) Wira Tani Produktif, Karang Taruna Desa Manggihan mewakili Jawa Tengah ke tingkat nasional.
KUB Wira Tani Produktif memiliki inisiasi mengatasi permasalahan berbasis lingkungan. Di mana mengolah limbah peternakan dan pertanian menjadi biogas.
Ketua KT Dharma Remaja, Juari mengatakan, perhatian terhadap berbagai solusi atas isu lingkungan ini termotivasi oleh kondisi wilayah Desa Manggihan.
“Terutama karena produksi limbah peternakan sapi yang cukup tinggi di wilayah Desa Manggihan,” katanya saat menerima tim penilai Karang Taruna Berprestasi 2026, di Desa Manggihan, Jumat, 2 Oktober 2026.
BACA JUGA: Trauma Longsor Besar di Desa Ngrawan, Warga Tolak Eksplorasi Geothermal Gunung Telomoyo
Juari bilang, desany berada di kawasan hulu sungai yang bermuara di Danau Rawapening. Di mana kerap dituding sebagai salah satu sumber pencemaran.
Permasalahan tersebut, kata Juari, menjadikan Karang Taruna Dharma Remaja semakin termotivasi dan tergrrak untuk bisa berbuat banyak dalam memberikan solusi.
“Kami menginisiasi berbagai kegiatan untuk mengubah masalah tersebut menjadi berkah,” ucap dia.
BACA JUGA: Rencana Pemerintah Ngebor 19 Titik Geothermal di Jawa Tengah Terungkap
Antara lain, bilang Juari, mengolah limbah peternakan dan limbah pertanian menjadi biogas. Selain itu juga berbagai produk pupuk organik yang bermanfaat bagi petani.
“Namun juga bernilai ekonomi dalam mendorong kesejahteraan para petani. Yang tidak kalah penting kontribusi bagi kelestarian ekologi,” katanya.
5 Besar Nasional
Direktur Pemberdayaan Sosial Masyarakat Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Andrianus Alla mengatakan, pada kesempatan itu adan penilaian seleksi Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional.
Kebetulan Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan masuk lima besar penilaian akhir oleh tim penilai Direktorat Pembersayaa Sosial Kemensos RI.
Adrianus mengatakan, ada alasan mengapa Karang Taruna Dharma Remaja masuk lima besar penilaian akhir. Di mana pada seleksi Karang Taruna Berprestasi tingkat nasional ini.
BACA JUGA: Soroti Proyek Geothermal, Pakar Lingkungan SCU Beberkan Dampak Lingkungan di Permukiman Padat Penduduk
Menurutnya, wakil Karang Taruna Jawa Tengah ini punya potensi. Melalui berbagai inovasi pemberdayaan anggotanya yang berusia 16 hingga 30 tahun dan warga setempat.
“Dalam pemilihan Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Nasional ini, salah satu penilaian menitikberatkan pada sejauh mana dampak inovasi bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





