Jateng

Pemkab Semarang Kaji Kenaikan Harga Pasokan Air Bersih PDAM dari PT Sarana Tirta Ungaran

×

Pemkab Semarang Kaji Kenaikan Harga Pasokan Air Bersih PDAM dari PT Sarana Tirta Ungaran

Sebarkan artikel ini
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Bupati Semarang Ngesti Nugraha, di gedung DPRD Kabupaten Semarang, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat, 2 Oktober 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang sedang mengkaji kenaikan harga air bersih dari pihak ketiga pemasok air ke Perumda Tirta Bumi Serasi (PDAM)

Sebagai informasi pemasok air bersih atau pihak ketiga dari PDAM Semarang, yakni PT Sarana Tirta Ungaran (STU).

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, saat ini Dewan Pengawas (Dewas) dan Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Bumi Serasi sedang mengkaji beberapa perjanjian dengan mitra.

BACA JUGA: Harapan Warga Ngampin Ambarawa, Kala Makam Tergusur Tol Jogja – Bawen

Beberapa perjanjian tersebut, kata dia, terkait dengan kenaikan harga air bersih pasokan dari PT STU kepada PDAM Kabupaten Semarang, yang dia nilai cukup tinggi.

“Ini terlalu tinggi dan itu yang perlu kami evaluasi,” kata Ngesti Nugraha, di gedung DPRD Kabupaten Semarang, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat, 2 Oktober 2026.

Akumulasi Kenaikan 10 Persen Per Tahun

Dia bilang, akumulasi kenaikan harga dalam satu tahun hampir 10 persen. Di mana pada tahun ketiga akumulasi kenaikannya bisa lebih dari 30 persen untuk pembelian air bersih dari PT STU.

Ngesti Nugraha mengatakan, apabila tidak ada evaluasi, maka otomatis laba pendapatan PDAM Kabupaten Semarang akan tergerus.

“Bahkan pendapatannya, lama- kelamaan juga bisa minus. Maka kami harus hati- hati dan permasalahan tersebut. Harus segera diantisipasi,” katanya.

BACA JUGA: Rencana Pemerintah Ngebor 19 Titik Geothermal di Jawa Tengah Terungkap

Ngesti Nugraha mengatakan, hasil kajian tersebut akan dia sampaikan kepada DPRD Kabupaten Semarang.

Tujuannya, agar segera ada pembahasan melalui panitia khusus (pansus) di DPRD Kabupaten Semarang.

Sementara itu, kata Ngesti Nugraha, kerjasama dengan Perumda Tirta Bumi Serasi dengan PT STU sebagai mitra penyedia air bersih baru akan berakhir pada tahun 2031 mendatang.

BACA JUGA: Tolak Proyek Geothermal Gunung Ungaran, Aliansi Masyarakat; Alternatif Energi Ramah Lingkungan Masih Banyak

Seperti diketahui, PT STU telah menjadi mitra strategis Perumda Tirta Bumi Serasi dalam menyuplai pasokan air bersih curah.