Sementara itu, pengemudi truk kontainer, Wahyu, menuturkan perjalanan dari Tengaran menuju Bawen awalnya berjalan normal tanpa kendala.
Namun, setelah menuruni tanjakan Gembol dan tiba di depan Koramil Bawen, ia mendengar suara gemuruh dari arah belakang kabin kendaraan.
Karena posisi kontainer terpasang terbalik dengan pintu berada di belakang kabin pengemudi, Wahyu baru menyadari bahwa suara tersebut berasal dari muatan pelet kayu yang tumpah ke jalan raya.
Setelah menempuh jarak sekitar 50 meter, Wahyu mengurangi kecepatan dan menghentikan truk untuk memeriksa kondisi kendaraan. “Ternyata pintu kontainer terbuka,” jelasnya saat petugas mengonfirmasi kejadian di lokasi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





