SEMARANG, beritajateng.tv – Sejumlah database milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang bersumber di website semarangkota.go.id bocor dan terpublikasi secara umum di media sosial X (Twitter).
Pada Rabu 26 Juni 2024, sebuah akun X @FalconFeedsio menginformasikan adanya database Pemkot Semarang pada web semarangkota.go.id yang telah terkena hack.
@FalconFeedsio merupakan akun yang getol (rajin) menginformasikan keamanan siber suatu database penting yang telah terkena hack dan bocor di dark web.
Dalam keterangannya, @FalconFeedsio menjelaskan telah terjadi pelanggaran keamanan siber di Indonesia berupa kebocoran database Pemkot Semarang.
Kebocoran database Pemkot Semarang tersebut dibocorkan oleh akun yang mengatasnamakan AngelGF di BreachForums.
@FalconFeedsio menyampaikan bahwa adanya kebocoran database Pemkot Semarang menandakan lemahnya sistem keamanan yang signifikan milik Pemkot Semarang.
BACA JUGA: Kena Hack, Akun Facebook Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Unggah Video Esek-esek, Isu Pilkada 2024?
Pada database yang bocor milik Pemkot Semarang oleh AngelGF di BreachForums, menampilkan sebuah tangkap layar warna hitam. Dengan latar sejumlah database yang telah terbocorkan di forum darkweb tersebut.
Belum ada informasi terkait isi seberapa penting dan rahasianya dari database milik Pemkot Semarang yang bocor tersebut.
Namun demikian, netizen menilai bahwa peretasan website Pemkot Semarang menandakan keamanan (security) web Pemkot Semarang sangat mudah kena hack.
Bahkan telisik netizen yang memahami sekuritas keamanan web menyayangkan website sekelas Pemkot Semarang hanya menggunakan server open source dan gratis.
“Ya gimana orang web server dan databasenya aja cuma pake XAMPP,” tulis komentar akun Enzo Marvino.
Apa Itu Sever XAMPP?
Melansir laman biznet, XAMPP merupakan media atau web server localhost yang bisa pengguna gunakan secara offline.
Melalui XAMPP, pengguna dapat mengelola database yang berada di localhost tanpa memerlukan akses internet sehingga jika koneksi internet terganggu dan tidak dapat mengakses web server, pengguna tidak lagi perlu khawatir.
XAMPP merupakan software yang sekelompok tim Apache Friend kembangkan pada 2002. Adapun software ini bisa pengguna dapatkan secara gratis dengan label General Public License (GNU).
Sebagai software open source berbasis web server, XAMPP ini memiliki berbagai program dan mendukung berbagai sistem operasi yang umum digunakan, seperti Linux, Windows, MacOS, dan Solaris. Aplikasi ini berfungsi sebagai server lokal yang sudah mencakup program Apache, MySQL, dan PHP.
XAMPP disebut juga sebagai standalone server atau server yang dapat berdiri sendiri sehingga memudahkan pengguna saat menjalankan proses pengeditan, desain, dan pengembangan aplikasi.
Penggunaan XAMPP terasa mampu menghemat anggaran karena dapat menggantikan peran web hosting dengan cara menyimpan file website ke dalam localhost. Hal ini agar bisa dihubungkan melalui browser.
BACA JUGA: Banding Sanksi Terkabul, PSIS Luncurkan Fitur Tiket Online di Website Resmi, Begini Cara Pesannya
Adapun XAMPP memiliki kepanjangan X (cross platform), A (Apache), M (MySQL/MariaDB), P (PHP), dan P (Perl). Kepanjangan XAMPP tersebut merupakan program yang tersedia pada software ini.
Istilah ‘A’ atau Apache merupakan web server gratis dan bisa banyak orang (open source) kembangkan untuk menciptakan halaman web yang benar. Dengan menggunakan web server, pengguna dapat menjalankan file yang berisi bahasa pemrograman PHP pada localhost. (*)
Editor: Farah Nazila





