Hukum & Kriminal

Geger Teror Pocong di Magelang hingga Kendal, Polda Jateng: Hoaks, Daur Ulang Konten Lama Demi Viral

×

Geger Teror Pocong di Magelang hingga Kendal, Polda Jateng: Hoaks, Daur Ulang Konten Lama Demi Viral

Sebarkan artikel ini
Pocong Jateng
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, saat dijumpai di kantornya, Selasa, 26 Mei 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Rentetan video maupun pesan berantai terkait kemunculan sosok menyerupai pocong belakangan ramai beredar di sejumlah wilayah Jateng dan memicu keresahan masyarakat.

Mulai dari video pocong membawa senjata tajam di Magelang, video pocong di Kabupaten Pati, hingga pesan berantai di Kabupaten Kendal yang menyebut adanya modus kejahatan menggunakan sosok menyerupai pocong.

Sejumlah informasi tersebut belakangan mendapat klarifikasi dari aparat kepolisian. Polisi memastikan video pocong bersenjata tajam di Magelang merupakan informasi bohong. Sementara video pocong di Desa Lahar, Kabupaten Pati, ternyata merupakan konten lama tahun 2025 yang seorang pemuda buat untuk keisengan.

Keresahan serupa juga sempat muncul di wilayah Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal. Warga menerima pesan berantai melalui WhatsApp yang menyebut sosok menyerupai pocong akan mengetuk rumah warga pada ԁini hari sebagai bagian dari modus kejahatan.

Menanggapi informasi yang ramai beredar tersebut, Polda Jawa Tengah akhirnya buka suara.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti fenomena tersebut melalui investigasi, patroli siber, hingga pengecekan langsung di sejumlah lokasi yang muncul dalam narasi viral.

Artanto menuturkan, langkah tersebut melibatkan jajaran kepolisian di berbagai daerah untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat. Hal itu ia ungkap saat beritajateng.tv jumpai di kantornya, Selasa, 26 Mei 2026 sore.

“Menyikapi keresahan masyarakat terkait beredarnya video dan foto di media sosial mengenai isu teror pocong atau pocong begal bawa sajam di beberapa wilayah Jawa Tengah, Kepolisian Daerah Polda Jawa Tengah melakukan investigasi kemudian patroli siber dan melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara,” ujar Artanto.

Dari hasil penelusuran yang polisi lakukan, sebagian besar informasi yang beredar ternyata tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

BACA JUGA: Heboh! Warga Pati Nyaris Tangkap Pocong Saat Hajatan, Ternyata Cuma Orang Iseng Pakai Mukena