Politik

Gelar Budaya Bawaslu Kota Semarang Untuk Ajak Masyarakat Kawal Pilkada 2024

×

Gelar Budaya Bawaslu Kota Semarang Untuk Ajak Masyarakat Kawal Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini
Gelar Budaya Bawaslu Kota Semarang Untuk Ajak Masyarakat Kawal Pilkada 2024
Penyanyi dangdut Jihan Audy memeriahkan Gelar Budaya Bawaslu Kota Semarang di Balaikota. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang menyelenggarakan Gelar Budaya di Halaman Balaikota Semarang, Sabtu 22 September 2024.

Bawaslu ingin mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

Ajakan ini tertuang dalam Gelar Budaya Bawaslu bertajuk Harmoni Pengawasan dalam Keberagaman pada Pemilihan Tahun 2024.

BACA JUGA: Bawaslu Kota Semarang Soroti Isu Netralitas ASN, TNI, dan Polri di Pilkada 2024

Gelar budaya semakin meriah dengan kehadiran penyanyi dangdut populer di Jawa Tengah, Jihan Audy. Ia tampil membawakan beberapa lagu, termasuk “Nemen” dan “Orang Yang Salah”.

Interaksi penyanyi bernama lengkap Jihan Audylia Arinde Silva dengan penonton menambah semarak acara. Bahkan penonton berebut untuk bisa berswa foto dengannya.

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi pengawasan tahapan Pilkada 2024.

Melalui gelaran budaya ini, Arief berharap masyarakat bisa terlibat aktif dalam mengawasi tahapan Pilkada, khususnya di Kota Semarang.

“Kami berharap masyarakat ikut serta mengawasi setiap tahapan. Karena keberagaman yang kita punya harus menambah kualitas dan integritas pelaksanaan Pemilu,” ujar Arief.

Angkat Keberagaman Kota Semarang

Arief menambahkan bahwa gelar budaya ini pihaknya pilih sebagai medium untuk mengangkat keberagaman di Kota Semarang. Dengan pendekatan budaya, Bawaslu ingin memastikan bahwa Pemilu berlangsung damai dan berkualitas, mencerminkan semangat keberagaman di ibu kota Jawa Tengah.

“Kaitannya kenapa gelar budaya. Karena memang kita mau mengangkat dari sisi keberagaman yang dimiliki di Kota Semarang. Harapannya keberagaman itu bertambah pelaksanaan Pemilu dengan damai, santun, dan tentunya bisa berjalan dengan berkualitas dan berintegritas,” ungkapnya.

Plh Sekda Kota Semarang, M Khadik, mengapresiasi inisiatif Bawaslu ini. “Pendekatan melalui budaya dan seni adalah ide cerdas yang dapat diterima masyarakat dengan baik. Ini cara yang efektif untuk menjaga iklim kondusif di Semarang menjelang tahapan penting Pilkada,” kata Khadik.

Terlebih dalam waktu dekat tahapan Pilkada 2024 yakni sudah memasuki penetapan calon, pengundian nomor urut, serta kampanye. Tahapan-tahapan itu, dia berharap iklim kondusif di Jawa Tengah khususnya Kota Semarang betul-betul terjaga.

Melalui seni dan budaya, harapannya pesan damai dalam pelaksanaan Pemilu bisa tersampaikan dengan lebih efektif kepada masyarakat.

“Nah itu salah upaya pendekatan budaya dan seni, ini adalah ide yang sangat genius menurut kami, lebih mudah masyarakat terima,” pungkasnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp