BACA JUGA: Tidak Ada Hubungannya dengan Klenik, Begini Prosesi Pencucian Keris Koleksi Museum Ranggawarsita
Sehingga, warisan budaya leluhur ini tidak akan punah karena kondisinya masih tetap utuh dan kokoh, walaupun usianya sudah mencapai ratusan tahun.
Sebagai masyarakat Jawa, kata dia, semestinya bangga bahwa keris telah Unesco akui sebagai warisan budaya dunia.
Menurutnya, hal itu sekaligus bukti tingginya peradaban bangsa. Sebab, jauh sebelum era modern para empu telah mampu menciptakan karya seni tempa logam yang sangat luar biasa.
“Yakni bisa meleburkan beragam jenis logam seperti baja, besi, meteorit, dan titanium yang memiliki titik lebur yang berbeda-beda menjadi tosan aji,” tegasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





