Pendidikan

Gembira Loka Bawa 350 Satwa ke Semarang, Anak-anak Belajar Jadi Keeper dan Dokter Hewan

×

Gembira Loka Bawa 350 Satwa ke Semarang, Anak-anak Belajar Jadi Keeper dan Dokter Hewan

Sebarkan artikel ini
pesona gembira
Anak-anak saat berinteraksi dengan ular di Pesona Gembira Loka di The Park Mall Semarang, Jumat, 12 Juni 2026 sore. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Momen libur sekolah tahun ini Gembira Loka Zoo Yogyakarta manfaatkan untuk menghadirkan pengalaman edukasi satwa yang berbeda bagi anak-anak.

Tak hanya melihat satwa dari dekat, Gembira Loka Zoo juga mengajak pengunjung mengenal berbagai profesi yang berkaitan dengan dunia konservasi. Mulai dari keeper atau perawat satwa hingga dokter hewan.

Melalui kegiatan Pesona Gembira Loka di The Park Mall Semarang, Gembira Loka Zoo Yogyakarta memboyong sebanyak 350 ekor satwa dari 52 jenis dibawa ke Kota Semarang.

Beberapa di antaranya merupakan satwa yang cukup masyarakat kenal seperti berbagai jenis burung, kura-kura, hingga kapibara.
Selain itu, terdapat pula sejumlah satwa terlindungi yang pihak Gembira Loka Zoo perkenalkan kepada pengunjung, seperti burung bayan dan Jalak Bali hasil penangkaran.

Direktur Utama Kebun Raya dan Kebun Binatang (KRKB) Gembira Loka Yogyakarta, KMT A. Tirtodiprojo, mengatakan edukasi menjadi fokus utama dalam kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan libur sekolah dan peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Gembira Loka Zoo tersebut.

“Iya, dihadirkan kita ada 350 ekor yang ada di sini, kemudian kita ada sekitar 52 jenis yang kita hadirkan,” jelasnya saat ditemui di The Park Mall Semarang pada Jumat, 12 Juni 2026 sore.

Menurutnya, anak-anak perlu diperkenalkan sejak dini pada dunia satwa dan berbagai profesi yang berperan dalam menjaga kelestariannya.

“Promosi kita untuk anak sekolah ini adalah mereka supaya tahu dulu apa sih kebun binatang itu. Jadi edukasi-edukasi yang perlu kami tampilkan secara interaktif maupun secara langsung,” ujarnya.

Melalui berbagai aktivitas yang disiapkan, anak-anak dapat mengetahui tugas seorang dokter hewan maupun keeper yang sehari-hari bertanggung jawab merawat satwa di kebun binatang.

“Mereka kalau ingin jadi profesi sebagai dokter hewan itu ada tempatnya. Apa sih yang harus di kerjakan? Kemudian sebagai keeper, keeper itu adalah perawat satwa. Apa yang harus dikerjakan? Nah, edukasi itu yang paling penting,” katanya.

BACA JUGA: Semarang Zoo Tambah Satwa Baru, Kapibara Jadi Daya Tarik Baru di Libur Lebaran

Menurut Tirtodiprojo, tujuan utama kegiatan tersebut adalah menumbuhkan rasa cinta terhadap satwa sejak usia dini melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif.

“Maka tujuan kita adalah mencintai dan melestarikan satwa sejak kecil melalui aksi-aksi mereka,” tambahnya.

Tirtodiprojo menegaskan bahwa seluruh satwa yang dibawa ke Semarang tetap mendapatkan perawatan sesuai standar kesejahteraan satwa atau animal welfare yang menjadi prinsip utama pengelolaan Gembira Loka Zoo.

Menurutnya, konsep menghadirkan satwa ke dalam mal juga menjadi cara untuk menunjukkan bahwa kebun binatang modern tidak identik dengan kondisi kumuh dan tidak terawat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kebun binatang itu jangan anggap kumuh, kotor, bau, tidak berkembang. Ternyata binatang kalau di dalam mal itu bisa, mereka juga terawat dan tidak stres,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesejahteraan satwa menjadi prioritas utama dalam setiap program yang Gembira Loka jalankan.

“Animal welfare our priority. Kalau satwanya sudah sejahtera, otomatis perawatnya juga harus sejahtera,” tegasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, menyambut positif kehadiran wahana edukasi satwa tersebut. Menurutnya, kegiatan itu dapat menjadi alternatif destinasi wisata keluarga selama libur sekolah.

“Konsepnya adalah edukasi, konservasi dan juga rekreasi. Jadi tidak hanya melihat saja, tetapi masyarakat juga mendapatkan ilmu bagaimana melihat, mengamati hewan yang ada, kebiasaannya apa, namanya apa, dan banyak sekali edukasi di sini,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah pilihan wisata edukatif di Kota Semarang sekaligus mendukung peningkatan kunjungan wisatawan selama musim liburan.

Orang Tua Manfaatkan untuk Mengenalkan Satwa kepada Anak

Salah satu pengunjung, Rara (33), mengaku sengaja datang bersama suami dan anaknya yang berusia tiga tahun untuk mengenalkan berbagai jenis satwa secara langsung.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik daripada hanya melihat gambar atau video satwa melalui media sosial.

“Kebetulan anaknya suka hewan-hewan. Jadi mengenalkan hewan-hewan yang ada di Indonesia, tahu bagaimana perawatannya, makanannya apa. Memang buat pengetahuan supaya anak lebih mencintai hewan,” ujarnya.

BACA JUGA: Ramaikan Car Free Day Simpang Lima, Begini Serunya Interaksi Masyarakat dengan Satwa Eksotik

Rara menilai konsep edukasi yang terpadukan dengan rekreasi menjadi pilihan yang tepat untuk mengisi waktu liburan sekolah bersama keluarga.

Pesona Gembira Loka di The Park Mall Semarang berlangsung dari 12-21 Juni 2026. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp