SEMARANG, beritajateng.tv – Kebakaran melanda sebuah gudang kasur busa di Dusun Gading, Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu, 10 Januari 2025 sore. Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga karena lokasi gudang berdekatan dengan permukiman padat.
Api cepat membesar lantaran isi gudang didominasi material mudah terbakar. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan menarik perhatian warga sekitar lokasi kejadian.
Kasi Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Hisyam Alwi, menjelaskan gudang kasur busa tersebut milik Riyanto (52). Warga pertama kali mengetahui kebakaran sekitar pukul 16.00 WIB setelah melihat asap tebal keluar dari dalam bangunan.
“Tak lama kemudian api mulai terlihat. Tetangga depan gudang langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Hisyam saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Petugas pemadam kebakaran segera bergerak cepat menuju lokasi. Hisyam menyebut tim gabungan berasal dari Pos Damkar Bringin, Ambarawa, Getasan, Tengaran, serta Pos Damkar Terpadu Bawen.
BACA JUGA: Wilayah Pinggiran Semarang Minim Hidran, Warga Mijen dan Gunungpati Khawatir Risiko Kebakaran
Selain itu, petugas Damkar Kota Salatiga turut memberikan dukungan. BPBD Kabupaten Semarang, TNI, Polri, relawan, dan warga sekitar juga ikut membantu proses pemadaman agar api tidak menjalar ke rumah penduduk.
Upaya pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Petugas akhirnya berhasil mengendalikan api sepenuhnya pada pukul 18.00 WIB. Hisyam memastikan proses pemadaman berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Tidak ada kendala berarti selama pemadaman. Api berhasil kami jinakkan,” jelasnya.
Hisyam menegaskan kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian materiil cukup besar karena bangunan gudang beserta seluruh isinya ludes terbakar.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran gudang kasur busa tersebut dipicu hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada instalasi kelistrikan di dalam bangunan. Dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
BACA JUGA: Cerita Anak PMI Korban Kebakaran Apartemen di Hong Kong, Sempat Video Call Pagi Sebelum Tragedi
Ia mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Menurutnya, ancaman kebakaran tetap ada meski kondisi cuaca memasuki musim hujan.
“Pemilik usaha sebaiknya menyediakan alat pemadam api ringan dan rutin mengecek instalasi listrik,” tegas Hisyam.
Aparat kepolisian setempat kini menangani kasus kebakaran tersebut untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Polisi juga akan melakukan pendalaman guna mencegah insiden serupa terulang di kemudian hari. (*)
Editor: Farah Nazila





